Banner v.2

Bupati dan Wakil Bupati Temui Massa Aksi di Pendapa Dipokusumo

Bupati dan Wakil Bupati Temui Massa Aksi di Pendapa Dipokusumo

Bupati Purbalingga, H Fahmi Muhammad Hanif, bersama Wakil Bupati Dimas Prasetyahani dan jajaran Pemkab, langsung menemui peserta aksi di halaman Pendapa Dipokusumo, Senin (29/9).-Prokompim Setda Purbalingga-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID – Bupati Purbalingga H Fahmi Muhammad Hanif bersama Wakil Bupati Dimas Prasetyahani turun langsung menemui massa aksi dari Purbalingga Bersatu yang berunjuk rasa di depan Pendapa Dipokusumo, Senin (29/9/2025). Aksi yang diikuti seratusan orang itu menagih janji kampanye pasangan kepala daerah tersebut saat Pilkada 2024 lalu.

Fahmi menyambut positif aksi warga yang dinilai sebagai bentuk partisipasi untuk kemajuan daerah. “Saya dan Mas Dimas sangat terbuka dengan saran dan kritik yang disampaikan. Saya tidak ada niatan untuk mengingkari janji kami selama kampanye. Kami pasti tepati janji itu,” tegasnya di hadapan massa.

Ia memastikan seluruh aspirasi warga akan ditampung dan diperhatikan. “Kami tetap berkomitmen menjalankan tugas dengan baik untuk Kabupaten Purbalingga,” tambahnya.

Dalam aksi tersebut, massa menyoroti beberapa program yang belum terealisasi, di antaranya program unggulan alus dalane untuk perbaikan infrastruktur jalan serta janji penyediaan lapangan pekerjaan. Orator aksi, Soberi, menyebut justru banyak buruh pabrik di Purbalingga yang mengalami PHK.

BACA JUGA:BREAKING! Seratusan Orang Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Pendapa Dipokusumo, Tagih Janji Kampanye

Selain itu, massa juga menuntut pembatalan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), evaluasi terhadap Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD), serta perbaikan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS/UHC).

Koordinator aksi Slamet Wahidin menyebut aksi ini murni untuk mendorong perbaikan Purbalingga. “Minimal, segera wujudkan janji memperbaiki jalan rusak. Itu menandakan komitmen bupati. Kalau belum terealisasi, aksi lanjutan pasti akan dilakukan,” tegasnya.

Meski aksi berlangsung kritis, suasana tetap kondusif. Pertemuan langsung antara Bupati, Wakil Bupati, dan massa menjadi sorotan karena menunjukkan keterbukaan pemimpin daerah terhadap aspirasi masyarakat. (tya)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: