Fasilitas TPST Sumpiuh Rusak Terdampak Banjir
Pintu roboh diterjang arus banjir Sungai Angin dipindahkan ke halaman TPST Sumpiuh menunggu perbaikan.-FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS. CO.ID -Fasilitas di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Sumpiuh mengalami sejumlah kerusakan terdampak luapan banjir Sungai Angin pada Jum'at (19/9).
Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) TPST Sumpiuh Aris Widarto memaparkan pintu hanggar roboh diterjang arus banjir. Mesin gribik mati dan semua armada mogok akibat terendam air. Rongsok yang bernilai ekonomis juga hanyut.
"Magot sekira tiga kuintal hilang, hanyut. Padahal, baru mulai budidaya lagi dan pembeli sudah berdatangan," terang Aris.
Sabtu (20/9) karyawan TPST Sumpiuh dan Unit Pengelola Kebersihan dan Pertamanan (UPKP) Wilayah Sumpiuh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas berbenah hanggar. Mulai dari membersihkan lumpur, memindahkan pintu roboh, penanganan armada, mencopot dinamo gribig dan lainnya.
BACA JUGA:Hujan Deras Picu Banjir di Kroya, Cilacap
Operasional pengelolaan sampah di hanggar dan pengambilan sampah pelanggan terpaksa dihentikan sementara waktu. Hingga fasilitas kembali dapat difungsikan.
Kepala UPKP Wilayah Sumpiuh Titien Isnaeni mengatakan kondisi kerusakan fasilitas di TPST Sumpiuh terdampak luapan banjir Sungai Angin telah dilaporkan ke dinas.
"Senin dari dinas ke TPST Sumpiuh untuk meninjau dan memperbaiki kerusakan," kata Titien, Minggu (21/9).
Talud jembatan di depan bangunan TPST Sumpiuh ambrol. Dikhawatirkan terjadi longsor tanah apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan debit air sungai kembali meningkat.
BACA JUGA:Hujan Deras, Tanah Longsor dan Banjir Terjadi di Purbalingga
Sementara itu, mesin pirolisis dan kolam budidaya ikan lele berada di tempat yang relatif tinggi. Sehingga, aman dari genangan air banjir. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

