Kondisi Santri Keracunan di Banjarnegara Mulai Membaik
Santri yang diduga keracunan saat dirawat di Aula Puskesmas 1 Rakit Banjarnegara.-Pujud Andriastanto/Radar Banyumas-
BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID – Kondisi ratusan santri Pondok Pesantren Modern Al Madina MBS Pingit, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, yang mengalami gejala keracunan massal mulai berangsur pulih.
Kepala Dinas Kesehatan Banjarnegara, dr. Latifa Hesti Purwaningtyas, menyampaikan sebagian besar santri sudah kembali ke pondok setelah mendapatkan perawatan medis.
“Total sudah 34 santri dipulangkan dari rawat inap. Tinggal dua santri yang masih dirawat inap karena baru masuk semalam,” kata dr. Hesti, Rabu (17/9/2025).
Menurutnya, dua santri tersebut sempat datang kembali ke Puskesmas Rakit 1 pada Selasa malam (16/9) karena kondisi belum membaik setelah sebelumnya menjalani rawat jalan.
BACA JUGA:146 Santri di Banjarnegara Diduga Keracunan, Dinkes Lakukan Investigasi Makanan dan Minuman
Santri lain yang sebelumnya dirawat di Puskesmas Klampok 1 maupun Mandiraja 1 juga dipastikan bisa pulang hari ini. Dengan begitu, mayoritas korban sudah kembali ke pondok pesantren.
Hesti menjelaskan, tim medis telah memberikan perawatan berupa infus, obat-obatan, serta pemantauan kondisi pasien. Selain itu, dilakukan investigasi terhadap makanan dan minuman terakhir yang dikonsumsi para santri.
“Untuk mempercepat penanganan, kami sudah membentuk Posko Tim Gerak Cepat (TGC) di Puskesmas Rakit 1 sebagai pusat pengawasan. Posko ini berkoordinasi dengan puskesmas lain serta rumah sakit rujukan,” ujarnya.
Ia menambahkan, tim kesehatan juga mengambil sampel air minum untuk diuji di Labkesda Banjarnegara serta sampel makanan untuk diuji di Labkesda Provinsi Jawa Tengah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
