Banner v.2

Bangunan Klep Terancam Ambruk, Warga Karangjati Resah

Bangunan Klep Terancam Ambruk, Warga Karangjati Resah

Mantri Pengairan UPTD PU Wilayah Sumpiuh didampingi kepala desa melakukan survei lokasi bangunan klep terancam ambruk di Desa Karangjati.-FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Warga Desa Karangjati Kecamatan Kemranjen resah atas kondisi bangunan klep afur bodong. Sebab, tanah antara talud dan parapet mengalami amblas dan lantai saluran bocor serta titik di atas klep retak.

Warga di tiga lingkungan RT Desa Karangjati resah. Terlebih setiap terjadi hujan intensitas tinggi. Air mengikis titik-titik rawan tersebut. Warga khawatir bangunan klep ambruk.

"Kalau sampai ambruk maka klep tertutup, warga saya di tiga RT tergenang banjir," jelas Kepala Desa Karangjati Agus Suprihanto, Selasa (9/9).

Klep secara otomatis terbuka ketika debit air meningkat. Air mengalir terbuang ke sungai. Dalam kondisi normal, klep tertutup kembali. Oleh karena itu, bangunan ini vital bagi warga dan mendesak membutuhkan perbaikan.

BACA JUGA:Dapur Rumah Warga Purwanegara Ambruk Akibat Tanah Gerak

Warga dari tiga RT dan Pemerintah Desa Karangjati koordinasi menganalisa masalah untuk menemukan solusi. Lalu gerak cepat melakukan kerja bakti penanganan darurat kerusakan di bangunan klep. Langkah antisipasi dari ancaman bencana yang berpotensi berimbas ke warga.

"Warga dan pemerintah desa swadaya mengurug tanah amblas yang kondisinya sudah seperti goa dan mengecor lantai saluran bocor," rinci Agus.

Pemerintah Desa Karangjati berharap tindak lanjut dari dinas terkait untuk penanganan permanen. Sehingga warga tidak terus menerus was-was setiap kali turun hujan.

Sementara itu, Unit Pelaksana Teknis Dinas Pekerjaan Umum (UPTD PU) Wilayah Sumpiuh melakukan survei lokasi bangunan klep didampingi Kepala Desa Karangjati. Agus memaparkan detail kondisi dan potensi imbas ke warga.

BACA JUGA:Tembok Keliling Ambruk Kelurahan Bantarsoka Belum Ditangani Permanen

"UPTD usulkan penanganan bangunan klep ke dinas," jelas Mantri Pengairan UPTD PU Wilayah Sumpiuh Sultoni di lokasi. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: