Warga Kebumen Gelar Shalat Gerhana Minta Keselamatan
DIMAS PRABOWO/RADARMAS PROSES: Bulan purnama yang mulai tertutup bayangan bumi secara keseluruhan mulai memancarkan cahaya kemerahan, Minggu (8/9/2025).--
KEBUMEN- Warga Kabupaten Kebumen termasuk yang beruntung bisa menyaksikan Gerhana bulan Total yang terjadi pada Minggu (7/9). Mereka pun antusias menyaksikan fenomena langka ini. Sebagian lagi, menggelar shalat gerhana menjelang tengah malam.
Fenomena Gerhana Bulan Total terpantau sejak sekitar Minggu malam sekitar pukul 22.30 WIB. Saat fenomena berlangsung, sejumlah warga di Kecamatan Buluspesantren menggelar shalat gerhana di masjid dan mushola.
Sebagian lainnya, memilih berkumpul untuk menyaksikannya. Mereka pun dibuat takjub saat pelahan-lahan bulan pelahan-lahan meredup. Hingga kemudian pada puncaknya, bulan tertutup sepenuhnya dengan warna merah seperti bara. Fenomena yang disebut Blood Moon tersebut mulai terlihat sekitar Senin dini hari.
"Indah sekali. Jarang-jarang kita bisa menyaksikan kejadian seperti ini," ujar Paryudi (46), salah satu warga yang secara khusus menyaksikan fenomena Blood Moon kemarin
Di satu sisi, ujar Paryudi, fenomena Blood Moon merupakan fenomena alam sekaligus menunjukkan keagungan Allah SWT. Namun bagi sebagian orang jawa, fenomena ini juga bisa disebut "perlambang" atau isyarat alam.
"Kalau menurut primbon jawa, kejadian semacam ini bukan pertanda baik. Malah merupakan lambang akan terjadi hal-hal dan kejadian besar di negara ini yang tidak kita harapkan. Mudah-mudahan itu tidak terjadi, jadi marilah kita berdoa bersama-sama agar itu tak terjadi," ujar dia diamini Samsul (34) warga lain.
Gerhana Bulan Total terjadi Minggu 7 September 2025 dengan puncak Blood Moon terjadi pada pukul 01.11.45 WIB dini hari tanggal 8 September 2025. Total durasi Gerhana Bulan Total ini akan berlangsung selama 1 jam 22 menit 6 detik. (cah)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
