Pembangunan Jembatan Desa Wetonkulon Ditarget Selesai Tahun Ini
Proses pembangunan Jembatan Desa Wetonkulon yang putus akibat diterjang banjir pada tahun 2022 lalu.--
Telan Biaya Rp 14,8 miliar
KEBUMEN - Tahapan pembangunan Jembatan Desa Wetonkulon Puring hingga kini telah mencapai 81,62 persen. Pembangunan jembatan yang putus karena banjir pada 2022 lalu ini, menelan biaya kisaran Rp 14,8 miliar.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, Udy Cahyono menyampaikan pihaknya berharap pengerjaan jembatan itu dapat selesai sesuai target tahun ini. Adapun proses pengerjaan jembatan telah dimulai pada April-Mei 2025 dan ditargetkan selesai awal Desember 2025 ini.
"Tentu nanti bisa dimanfaatkan untuk aktivitas masyarakat. Seperti kegiatan ekonomi dan akses lainnya," tuturnya, baru-baru ini.
Penyelesaian pembangunan jembatan juga diharapkan oleh salah satu Warga Jladri Kecamatan Buayan Mahrur (37). Pihaknya sangat berharap jembatan penghubung antar kecamatan tersebut cepat selesai.
Pihaknya mengaku kerap melintasi jembatan itu untuk menuju ke wilayah Kecamatan Puring sebelum akses utama tersebut putus diterjang banjir. Pasca bencana itu warga harus mencari jalan alternatif untuk mobilitas dari wilayah Puring menuju ke Buayan atau sebaliknya.
"Ya semoga cepat selesai pembangunan jembatannya," katanya.
Senada juga disampaikan warga lain asal Desa Tambakmulyo Kecamatan Puring Nur (48). Dia menuturkan, warga wilayah Puring banyak yang berdagang di pasar wilayah Kecamatan Buayan. Dengan dibangunnya kembali jembatan tentu akan membantu mobilitas dan perekonomian warga.
"Biasanya pedagang dari wilayah Puring yang jualan ke sana (pasar)," ucapnya. (mam)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
