Banner v.2

Fitur Study Mode ChatGPT,Belajar Interaktif dengan Panduan Langkah Demi Langkah

Fitur Study Mode ChatGPT,Belajar Interaktif dengan Panduan Langkah Demi Langkah

Fitur Study Mode ChatGPT,Belajar Interaktif dengan Panduan Langkah Demi Langkah--

RADARBANYUMAS.CO.ID - OpenAI merilis fitur baru bernama Study Mode di ChatGPT untuk membantu pengguna memahami penyelesaian masalah secara bertahap, bukan hanya mendapatkan jawaban akhir. Fitur ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar interaktif yang relevan bagi berbagai kalangan pengguna, mulai dari pelajar hingga profesional.

Dalam pengumumannya, OpenAI menyebut Study Mode sudah dapat digunakan oleh pengguna Free, Plus, Pro, dan Team. Sementara itu, untuk ChatGPT Edu, fitur ini akan diluncurkan beberapa minggu ke depan agar dapat dimanfaatkan oleh lingkungan pendidikan secara lebih luas.

Selama ini, ChatGPT dikenal sebagai salah satu alat bantu belajar berbasis AI yang populer di seluruh dunia. Banyak siswa menggunakannya untuk persiapan ujian, memahami materi sulit, hingga mengeksplorasi konsep baru yang sebelumnya terasa rumit.

Meski begitu, penggunaan AI di dunia pendidikan sering menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitasnya. Sebagian orang khawatir teknologi ini hanya memberi jawaban instan tanpa benar-benar meningkatkan pemahaman pengguna. Hal inilah yang mendorong OpenAI menghadirkan Study Mode sebagai solusi.

BACA JUGA:Kick Off Gerakan Pangan Murah, 41 Ton Beras SPHP Didistribusikan Polres Purbalingga

Fitur Utama Study Mode

Study Mode dirancang untuk memberikan panduan belajar yang lebih personal. Fitur ini menampilkan pertanyaan dan arahan yang disesuaikan dengan tujuan serta tingkat keterampilan pengguna, sehingga membantu membangun pemahaman yang lebih dalam dan terstruktur.

Fitur pertama adalah prompt interaktif yang memadukan pertanyaan Socrates, petunjuk, serta ajakan refleksi diri. Metode ini membuat proses belajar lebih aktif dan memotivasi pengguna untuk berpikir kritis, bukan hanya menerima jawaban.

Kedua, respons bertingkat menyajikan informasi dalam bagian-bagian yang runtut dan mudah diikuti. Penyampaian ini menyoroti keterkaitan antar topik, menjaga alur pembelajaran tetap fokus, serta mengurangi rasa kewalahan saat membahas materi kompleks.

Fitur ketiga adalah dukungan yang dipersonalisasi, di mana materi pembelajaran disesuaikan dengan kemampuan masing-masing pengguna. Penilaian ini dilakukan melalui pertanyaan yang mengukur tingkat kecakapan dan memanfaatkan memori dari obrolan sebelumnya.

BACA JUGA:Sambut Hari Indonesia Menabung, OJK Purwokerto Goes To School Banjarnegara

Keempat, pemeriksaan pengetahuan hadir dalam bentuk kuis dan pertanyaan terbuka dengan umpan balik yang dirancang khusus. Hal ini membantu pengguna memantau kemajuan, mempertahankan informasi yang telah dipelajari, dan mengaplikasikannya pada situasi baru.

Terakhir, fitur fleksibilitas memberi kebebasan pengguna untuk menyalakan atau mematikan Study Mode kapan saja. Dengan begitu, pengguna dapat menyesuaikan proses belajar sesuai dengan kebutuhan dan tujuan mereka saat itu.

Dengan berbagai fitur tersebut, Study Mode diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif, mendalam, dan menyenangkan. Kehadirannya menjadi langkah maju bagi integrasi AI dalam dunia pendidikan, tidak hanya sebagai sumber informasi, tetapi juga sebagai pendamping belajar yang adaptif.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: