Mas Bupati Purbalingga Perkuat Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah
Rapat paripurna penyampaian Raperda tentang Penyelenggaraan Inovasi Daerah, Senin (4/8) kemarin.-Aditya/Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Inovasi Daerah, kepada DPRD Kabupaten Purbalingga, untuk dibahas menjadi Peraturan Daerah (Perda), Senin, 4 Agustus 2025.
Bupati Purbalingga Hami Muhammad Hanif mengatakan, Raperda tersebut merupakan langkah penting untuk mengatur pelaksanaan riset dan inovasi di tingkat daerah.
"Raperda ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi yang terarah dan berkelanjutan," kata Mas Bupati, dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Purbalingga.
Dia menambahkan, inovasi diharapkan dapat menjadi pendorong kemajuan daerah. Serta, meningkatkan daya saing melalui pemanfaatan pengetahuan dan teknologi.
BACA JUGA:Mas Bupati Purbalingga Usulkan Peleburan Empat OPD Lewat Raperda
Menurutya, Raperda tentang Penyelenggaraan Inovasi Daerah ini tidak hanya akan memperkuat sinergi antar lembaga. Tetapi juga memastikan bahwa hasil riset dapat dimanfaatkan secara optimal dalam pembangunan daerah.
Raperda tersebut, diharapkan dapat meperkuat ekosistem inovasi, menjadi acuan kebijakan riset dan mendorong sinergi lintas sektor, demi peningkatan daya saing daerah.
"Raperda ini juga diharapkan dapat memberikan landasan hukum yang kuat bagi pengembangan riset dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Purbalingga," tambahnya.
Mas Bupati mengungkapkan, melalui Raperda tersebut, Pemkab Purbalingga ingin memastikan bahwa riset dan inovasi bukan hanya menjadi domain kalangan akademik. Namun, juga menjadi kekuatan strategis dalam perencanaan dan pelaksanaan kebijakan pembangunan daerah.
BACA JUGA:Benahi Administrasi Pertanahan Desa Lewat Raperda Inisiatif
Pemerintah Kabupaten Purbalingga berharap dapat menciptakan sistem pemerintahan yang lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mendorong daya saing daerah melalui inovasi berbasis pengetahuan dan teknologi. (tya)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
