Yayasan Cahaya Putra Cendekia Bangun Dapur Sehat Dukung MBG
Ketua Yayasan mendampingi Wabup Dimas mengecek ruangan dapur sehat, Senin 7 Juli 2025.-Prokompim Setda Purbalingga untuk Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Yayasan Cahaya Putra Cendekia Purbalingga mendukung program perbaikan gizi masyarakat. Yaitu dengan mendirikan dapur sehat sekaligus sebagai unit kelima dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Purbalingga. Ke depannya, dapur sehat ini akan melayani sebanyak 3.148 penerima manfaat.
Peresmian langsung dilakukan oleh Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, Senin 7 Juli 2025 di Karangjoho, Kecamatan Pengadegan. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Yayasan Cahaya Putra Cendekia ini akan membantu program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi anak-anak dan keluarga prasejahtera.
Wabup Dimas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Cahaya Putra Cendekia atas komitmen dan langkah nyata dalam mendukung program nasional perbaikan gizi.
Ia juga berharap adanya pengawasan berkala dari pihak Puskesmas serta tenaga ahli gizi, guna memastikan makanan yang disalurkan benar-benar aman dan layak konsumsi.
BACA JUGA:Maksimalkan MBG, Dapur SPPG Dibangun Dekat Bandara JBS Lanud Wirasaba
Ketua Yayasan Cahaya Putra Cendekia, Sarjono, yang juga merupakan anggota DPRD Purbalingga, mengajak masyarakat di wilayah Pengadegan untuk mulai berinovasi dalam pertanian guna mendukung kebutuhan dapur sehat.
“Saya mengajak warga untuk bertani secara produktif, karena hasil panen mereka berpotensi dibeli oleh dapur sehat,” ujarnya.
Sarjono menambahkan bahwa saat ini baru terdapat 40 pihak yang mengajukan pendirian SPPG, padahal untuk mencakup seluruh wilayah Purbalingga dibutuhkan sekitar 60–70 dapur sehat.
“Saat ini kami juga sedang merintis dapur sehat di Desa Langgar, Kejobong, yang menurut penilaian Badan Gizi Nasional sudah mencapai progres 40 persen. Pasokan bahan baku makan bergizi juga menggandeng petani lokal seperti dari Desa Serang, Karangreja,” rincinya.
BACA JUGA:Dapur MBG di Purbalingga Terbatas, Jumlah Siswa Terlayani Masih Minim
Kepala SPPG Yayasan Cahaya Putra Cendekia, Intan Daud, menjelaskan bahwa pada hari pertama pelaksanaan, pihaknya melayani 1.521 penerima manfaat yang terdiri dari siswa TK/KB, PAUD, SD, serta kelompok B3 (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita).
“Saat ini karena masih libur sekolah, siswa SMP dan SMA belum terlayani. Pelayanan untuk mereka akan dimulai pada 14 Juli 2025,” rincinya.
Setelah seluruh jenjang pendidikan aktif kembali, total penerima manfaat yang dilayani akan mencapai 3.148 orang. Menu makanan yang disajikan, menurutnya, tidak dibedakan namun disesuaikan berdasarkan usia dan kebutuhan gizi (AKG) masing-masing penerima manfaat oleh tim ahli gizi yang bertugas.
Tim pelaksana di SPPG ini terdiri dari 1 kepala SPPG, 1 ahli gizi, 1 akuntan, dan 47 relawan yang seluruhnya merupakan warga lokal. Untuk bahan pangan, khususnya sayur-mayur, dipasok dari Desa Serang, Kecamatan Karangreja. (amr/ads)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
