Banner v.2

Mahasiswa UMP 'Ngajar' di Thailand

Mahasiswa UMP 'Ngajar' di Thailand

WR I UMP Dr Jebul Suroso (tengah) bersama mahasiswa UMP yang akan berangkat untuk mengajar di Thailand. PURWOKERTO - "Start Here, go Anywhere" bukan hanya sekedar motto bagi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Kampus ini memiliki komitmen memberikan pengalaman internasional bagi mahasiswa. UMP sering mengirim mahasiswanya untuk melakukan program belajar di luar negeri melalui program Praktik Pengajaran Lapangan (PPL) yang berbasis Internasional. Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UMP Shanty Hawani PhD mengatakan, program PPL yang akan dimulai pada tanggal 20 Januari hingga 17 Februari 2020 ini dilaksanakan di Thailand. Dalam program, yang dikerjasamakan dengan sekolah dari Yayasan Al Fatihah Thailand ini, akan ada empat mahasiswa semester lima dari Program Studi Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Mereka yakni Isa Abdur Rouf, Nurul An-Nisa, Sri Wahyu Ningsih, dan Danditya Firda Imanika. "Tujuan dasar program ini tentunya sama seperti PPL pada umumnya, yaitu untuk memberikan mahasiswa praktik pengalaman mengajar. Yang beda, mereka akan merasakan pengalaman internasional," kata dia. Shanty menuturkan, mahasiswa PPL internasional kali ini harus memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik. "Bukan hanya bahasa, mereka (mahasiswa) juga harus siap secara mental. Mereka mesti lebih terbuka terhadap budaya sekitar yang nanti akan menjadi sumber pemahaman dan pengalaman bagi mahasiswa itu sendiri," urainya. Di sisi lain, salah satu mahasiswa yang mengikuti program PPL Internasional, Sri Wahyu Ningsih mengaku sangat antusias terbang ke Thailand dan menjalankan program ini. Dia juga menuturkan, bahwa dia dan rekan-rekannya sudah siap secara mental dan telah mempersiapkan bahan ajar untuk diajarkan pada murid-murid sekolah di Thailand. "Kita disana juga akan memberikan pengetahuan tentang Indonesia serta budaya-budayanya, juga memberikan perkenalan mengenai UMP pada siswa," tandasnya. (riz)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: