Banner v.2

Mahasiswa Gelar Aksi di Alun-alun

Mahasiswa Gelar Aksi di Alun-alun

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Peringati hari Buruh. AAM/RADARMAS PURWOKERTO- Guberunur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut selama ini sering menerima protes terkait dengan masih rendahnya kesejahteraan buruh media. Laporan sering ia dapati tidak hanya menjelang hari buruh. Bahkan, berulangkali selama ia menjabat sebagai Gubernur. Menurutnya, perusahaan media harus memanusiakan terhadap pekerja yang berjuang membesarkannya. "Baik juga kalau media menulis dirinya sendiri. Dan saya kira AJI (Aliansi Jurnalis Independen) pernah menulis soal itu. Maka secara organisasi, seperti AJI, mungkin PWI (Persatuan Wartawan Indonesia), dan sebagainya bisa mengobrol dengan pemerintah, dengan pengusaha percetakan, atau penerbitan atau media," kata Ganjar di sela-sela memperingati Hari Buruh bersama ratusan buruh di depan halaman Dinas Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Kabupaten Banyumas, Rabu ( 1/5). Sementara itu ditempat lain sejumlah mahasiswa kemarin siang (1/5) juga melakukan longmarch aksi hari buruh hingga ke Alun-alun Purwokerto. Mereka tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR) dimana menyerukan agar buruh bersatu. Saling mendukung dalam perjuangan hak sesama. Serta, mengkritisi regulasi kenaikan upah dengan pertimbangan pokoknya adalah inflasi. "Perampasan upah sistematis melalui PP No 78 tahun 2015 dimana kenaikan upah ditentukan berdasarkan nilai inflasi. Padahal harga kebutuhan pokok akan terus meningkat setiap harinya," kata Avier Farasy, Koordinator lapangan di aksi tersebut. Ia mengatakan, saat ini pemerintah memperkuat sistem fleksibilitas ketenagakerjaan. Artinya, kata dia, PHK, sistem kontrak, magang, akan semakin mudah untuk dilakukan. Disamping itu, dengan adanya investor datang ke Indonesia, maka tidak akan memperbanyak penyerapan tenaga kerja karena corak industri yang di bangun adalah industri manufaktur atau setengah jadi dengan orientasi ekspor. (hkm/aam/ttg)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: