Banner v.2

Bangun Satu Data Banyumas, Pemkab dan BPS Sepakat Perkuat Integrasi Statistik

Bangun Satu Data Banyumas, Pemkab dan BPS Sepakat Perkuat Integrasi Statistik

Bupati Sadewo dan Kepala BPS Banyumas saat melakukan penandatanganan MoU pengelolaan data statistik di Kantor BPS Banyumas, Selasa (25/11).-WAFI ZAKIYAH/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Guna memperkuat kerja sama dalam pengelolaan data statistik, Pemerintah Kabupaten Banyumas menandatangani nota kesepakatan (MoU) dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyumas.

Kerja sama ini mencakup penyediaan, pemanfaatan, hingga pengembangan data dan informasi statistik sebagai dasar pembangunan daerah.

Penandatanganan berlangsung di Kantor BPS Banyumas, antara Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono dan Kepala BPS Banyumas, Moh. Fatichuddin, Selasa (25/11/).

Menurut Moh Fatichuddin, MoU ini merupakan langkah lanjutan dari instruksi Presiden Prabowo terkait penyediaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

BACA JUGA:UMP dan Pemkab Cilacap Tandatangani MoU dan MoA: Perkuat Sinergi untuk Pengembangan Daerah

DTSEN sendiri merupakan basis data terpadu yang menggabungkan berbagai data sosial dan ekonomi dari sejumlah sumber. Tujuannya adalah agar penyaluran bantuan sosial di seluruh daerah menjadi lebih tepat sasaran.

''DTSEN merupakan data tunggal penduduk. Instruksi dari Presiden turun ke daerah, dimulai dengan MoU antara Pemprov Jawa Tengah dan BPS Provinsi, kemudian dilanjutkan MoU di tingkat kabupaten, termasuk di Banyumas,'' jelasnya 

Dia menambahkan, agar data dalam DTSEN dapat dimanfaatkan secara optimal di daerah, diperlukan kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan BPS.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun. Ia menilai penerapan data tunggal akan memberikan kemudahan bagi Pemkab dalam memotret kondisi masyarakat secara menyeluruh, terutama dalam menentukan penerima dukungan pemerintah.

BACA JUGA:UMNU Kebumen MoU dengan KBRI Malaysia

"Dengan data ini, Pemkab bisa mengetahui secara jelas siapa yang berhak mendapat support (dukungan) dan siapa yang tidak," ujarnya. 

Ia berharap kerja sama ini memperkuat integrasi data, sehingga pemerintah daerah dapat mengambil keputusan yang lebih akurat berbasis data.

Sadewo juga menegaskan bahwa sinergi antara Pemkab dan BPS harus semakin kuat pasca penandatanganan MoU ini, seiring dengan kebutuhan Banyumas akan data yang lebih valid, seragam, dan selaras dengan kebijakan nasional. (zet)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: