Warga Karangpucung Didorong Meningkatkan Hidup Sehat Melalui Program Olahraga dan PHBS
Tim PkM berbasis riset dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melaksanakan program pendampingan aktivitas olahraga dan gaya hidup bersih di Kelurahan Karangpucung, Purwokerto Selatan, Banyumas.-dok-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis riset dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melaksanakan program pendampingan aktivitas olahraga dan gaya hidup bersih di Kelurahan Karangpucung, Purwokerto Selatan, Banyumas.
Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS).
Ketua tim pengabdian, Panuwun Joko Nurcahyo, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi rendahnya kebiasaan olahraga serta pola hidup sehat masyarakat.
“Banyak warga yang sibuk bekerja sehingga jarang berolahraga, ditambah dengan kebiasaan membuang sampah sembarangan dan sanitasi yang kurang baik,” ungkapnya.
Edukasi dan Senam Bersama
Kegiatan yang digelar sejak Agustus 2025 ini diawali dengan koordinasi bersama Kelurahan Karangpucung, kemudian dilanjutkan dengan berbagai kegiatan seperti senam aerobik bersama warga yang berkolaborasi antara Dosen dan Mahasiswa Prodi Pendidikan Jasmani FIkes, Universitas Jenderal Soedirman.
Penyuluhan tentang PHBS, pola makan, dan istirahat sehat. Keberlanjutan program dilakukan dengan pelaksanaan aktivitas olahraga kesehatan seperti Jalan Sehat dan bersepeda.
Anggota tim, Kusnandar, S.Pd., M.Kes. dan Didik Rilastiyo Budi, S.Pd., M.Pd., turut memberikan materi sesuai bidang keahliannya. Tidak hanya teori, warga juga diajak langsung mempraktikkan kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Hasil Positif
Program ini disambut antusias oleh masyarakat. Dari hasil evaluasi, 90 persen warga yang mengikuti kegiatan memahami pentingnya olahraga dan PHBS. Mereka juga mulai menerapkan kebiasaan sehat, seperti olahraga teratur, menjaga pola makan, serta lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Kami senang melihat masyarakat aktif terlibat, tidak hanya dalam olahraga tapi juga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ini langkah awal menuju perubahan gaya hidup yang lebih sehat,” tambah Panuwun.
BACA JUGA:Sinergi Statistika FMIPA UNSOED dan SMAN 1 Mirit, Dorong Guru Ciptakan Inovasi Pembelajaran
Kendala dan Rencana Lanjutan
Meski demikian, program ini tidak lepas dari kendala, seperti keterbatasan fasilitas olahraga, Tingkat partisipasi warga masyarakat dalam kegiatan olahraga, serta faktor cuaca yang kadang menghambat kegiatan outdoor. Namun, tim tetap optimis melanjutkan kegiatan pada tahap berikutnya.
Ke depan, tim pengabdian berencana memperkenalkan “Fun Sport Activity” berbasis permainan tradisional dan olahraga menyenangkan, agar lebih banyak warga yang tertarik dan termotivasi untuk menjaga kebugaran.
Dukungan Berkelanjutan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

