Banner v.2

Tanggapi Keluhan, Satpol PP Sebut Penataan PKL Pasar Wage Butuh Solusi Terpadu

Tanggapi Keluhan, Satpol PP Sebut Penataan PKL Pasar Wage Butuh Solusi Terpadu

Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian (Kasi Opsdal) Satpol PP Banyumas, Catur Wahyono, saat dikonfirmasi, Selasa (23/9).-FERDHI BRIANTAMA/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Menanggapi keluhan masyarakat mengenai kesemrawutan lalu lintas akibat pedagang Pasar Wage yang meluber hingga ke Jalan Vihara dan Jalan MT Haryono, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banyumas menyatakan bahwa penanganan masalah tersebut memerlukan solusi yang komprehensif dan terkoordinasi.

Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian (Kasi Opsdal) Satpol PP Banyumas, Catur Wahyono, saat dikonfirmasi pada Selasa (23/9), menjelaskan bahwa pihaknya telah mengetahui permasalahan tersebut. Menurutnya, penataan pedagang yang berada di luar area pasar tidak bisa ditangani secara terpisah.

“Kami pernah berkoordinasi dengan pengelola Pasar Wage. Penataan pedagang di Jalan Vihara itu mestinya menjadi satu kesatuan dengan penataan pedagang di dalam Pasar Wage,” ujarnya.

Meskipun kewenangan penertiban untuk menegakkan ketertiban umum berada di tangan Satpol PP, Catur menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa serta-merta melakukan penggusuran. Ia menekankan bahwa setiap tindakan harus dilakukan secara humanis dan yang terpenting, harus ada solusi penempatan yang jelas bagi para pedagang sebelum penertiban dapat dijalankan.

BACA JUGA:Pemkab Siapkan Sanksi Tegas untuk Pembuang Sampah Sembarangan, Denda Hingga Rp 5 Juta

“Penertiban ada di Satpol PP, tetapi menata pedagang harus dengan cara humanis dan ada solusi penempatannya terlebih dahulu,” tegasnya.

Untuk mencapai solusi tersebut, lanjutnya, diperlukan koordinasi lintas sektor yang melibatkan berbagai pihak terkait. Idealnya, penataan kawasan Pasar Wage harus dibahas bersama dengan Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag).

Hingga saat ini, Satpol PP masih menunggu adanya koordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak tersebut sebelum mengambil langkah operasional. “Harus ada koordinasi lagi dulu dengan pihak pasar sebelum ada penertiban. Untuk kapan koordinasinya, kami belum tahu,” pungkas Catur.(jeb)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: