Penanggung Jawab Satuan Khusus Kementerian Haji dan Umroh Diusulkan
Seksi Haji dan Umroh (PHU) di Kantor Kemenag Banyumas bakal hilang dan diganti dengan satuan khusus masa transisi berdirinya Kementerian Haji dan Umroh RI.-YUDHA IMAN/RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Kantor Kemenag Banyumas hari ini, Kamis (28/8) mengirimkan nama-nama ASN yang diusulkan sebagai penanggubg jawab satuan khusus masa transisi hadirnya Kementerian Haji dan Umroh RI.
Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Ibnu Asaddudin melalui Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU), Affifudin Idrus mengatakan dirinya sampai saat ini belum menerima informasi apapun secara struktural dari tingkat Kanwil Kemenag Jateng maupun Kemenag RI terkait tindak lanjut pembentukan Kementerian Haji dan Umroh RI.
"Hari ini (Kamis) saya baru mengirimkan ke Kanwil Kemenag Jateng nama-nama ASN Kantor Kemenag Banyumas yang akan menjadi penanggungjawab satuan khusus dalam masa transisi saat ini," katanya.
Afif menjelaskan setelah Kementerian Haji dan Umroh RI resmi terbentuk, di Kantor Kemenag kabupaten/kota tidak ada lagi Kasi PHU. Yang menggantikan Kasi PHU kemungkinan ada Ketua Satuan Khusus Tugas untuk Kementerian Haji dan Umroh RI. Dari Kementerian Haji dan Umroh RI tentu bakal melakukan perekrutan pegawai yang bisa diambil dari ASN Kantor Kemenag kabupaten/kota dengan syarat bersedia bergabung melalui screening ketat.
BACA JUGA:PBA UMP Jajaki Kerja Sama Internasional untuk Persiapan Mahasiswa Magang di Bidang Haji dan Umrah
"Informasinya tahun depan tetap ada pemberangkatan haji tidak seperti saat masa pandemi Covid-19. Ada task force yang terdiri dari saya sebagai pelaksana, kepala kantor selaku pelindung dan staff," terang dia.
Dilanjutkannya yang berubah informasinya adalah jumlah Petugas Haji Daerah (PHD). PHD yang tahun ini berjumlah masing-masing kloter tiga orang, tahun depan dikurangi menjadi satu. Selanjutnya Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) juga disatukan menjadi satu orang.
"Dokter yang tadinya dua orang dengan nakes menjadi hanya satu. Petugas haji yang bertugas di Mekkah tahun ini sebanyak empat ribuan orang tahun depan rencana hanya seribu orang," pungkas Afif. (yda)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

