Target Pakir Kurang Rp 180 Jutaan
PEMBINAAN: Petugas Dinhub Purbalingga saat melakukan pembinaan juru parkir di lapangan.CAHYO/RADARMAS
PURBALINGGA - Wabah Covid-19 dan relokasi PKL kota, membuat target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir tepi jalan umum telah dikurangi. Target semula Rp 2 miliar tahun ini, akhirnya diturunkan hingga Rp 500 juta, menjadi Rp 1,5 miliar. Realisasi pendapatan sampai 19 November kemarin sudah tercapai Rp 1.310.638.000 dari target Rp 1,5 miliar (87,48 persen).
Kabid Lalulintas Dinas Perhubungan Kabupaten Purbalingga, Sunarto, saat ini dengan jumlah juru parkir 360 orang, kondisinya bervariasi. Ada yang lahan parkirnya bagus, ada yang sedang dan ada juga yang surut. Khusus untuk yang lahan parkirnya sangat sepi karena toko/warung tutup, Dinhub memakluminya dan belum setor.
https://radarbanyumas.co.id/target-turun-retribusi-parkir-sampai-oktober-terpenuhi-rp-728-032-000/
“Kami secara bertahap mengejar target sampai akhir tahun. Optimis sampai akhir tahun, PAD tercapai 100 persen (Rp 1,5 miliar). Pembinaan secara berkala bagi juru parkir juga rutin dilakukan,” tegasnya, Kamis (19/11).
Pihaknya juga mengakui, penurunan pendapatan melalui setoran bulanan parkir harus terjadi. Apalagi usai reloksi PKL seputar alun- alun dan wabah Covid-19 semakin terasa. Hingga akhirnya pengurangan PAD tersebut disepakati melalui rapat dengan pimpinan dan Sekda. Sehingga klir diturunkan kurang lebih 25 persen.
Pembinaan yang tegas misalnya ketika menemukan di lapangan juru parkir tak berseragam, maka bisa dinilai abal- abal dan diabaikan saja. Pembinaan yang dilakukan selama ini misalnya secara insidental semacam sidak.
Ketika ditemukan pelanggaran di lapangan, dinas langsung memberikan teguran dan jika sudah sangat berat, bisa dicabut izin parkirnya.
“Saat ini para juru parkir telah menggunakan seragam termasuk sepatu, dari Pemkab Purbalingga. Jadi kalau yang tidak menggunakan seragam pemkab, maka abal- abal,” ujarnya.
Tahun 2019, dari target Rp 2 miliar tercapai, bahkan ada surplus. Sebagai gambaran, pendapatan parkir seputar alun-alun pra relokasi, setahun mencapai kurang lebih Rp 200 juta.
“Penurunan pendapatan yang sangat jelas yaitu di Jalan Jenderal Sudirman, Alun-alun Purbalingga dan lainnya. Karenanya, dengan total 360 orang juru parkir dan 360 kantong parkir se Kabupaten Purbalingga, harus terus dipacu sampai akhir tahun,” jelanya. (amr)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
