Banner v.2

Kuota Elpiji 3 Kg Ditambah

Kuota Elpiji 3 Kg Ditambah

AMAN : Stok elpiji 3 kilogram diklaim aman hingga lebaran tahun ini. Mulai Mei, kuota elpiji 3 kilogram mengalami penambahan. AMARULLAH NURCAHYO/RADARMAS PURBALINGGA - Memasuki Ramadan dan lebaran tahun ini, stok elpiji 3 kilogram di Kabupaten Purbalingga diklaim aman. Alokasi bulan ini sudah termasuk penambahan fakultatif sebanyak 707.840 tabung per bulan. Jumlah itu lebih tinggi jika dibanding jumlah rata-rata saat Ramadan 2018, pada kisaran 13,3 persen. Koordinator Agen Elpiji 3 Kilogram Kabupaten Purbalingga DPC Hiswana Migas Banyumas Hendy Setyo Mulyo mengatakan, penambahan kuota mulai Mei. Pada April, kuota masih 640.080 tabung. “Tidak ada kenaikan harga. Kalau ada yang menaikkan harga itu ulah pengecer. Di agen dan pangkalan, harga tetap,” tegas Hendy, Selasa (7/5). Hendy menuturkan, sub penyalur atau pangkalan yang terbukti main-main dengan menaikkan harga elpiji 3 kilogram bisa terancam diputus kontrak kerjasamanya. Yaitu melalui laporan dari penyalur atau agen ke PT Pertamina. Dengan memberikan peringatan keras. Lebih lanjut Hendy mengatakan, berdasarkan pengalaman menjelang lebaran tahun 2018 lalu, harga elpiji 3 kilogram mencapai Rp 25 ribu per tabung. “Kami bisa pastikan tidak ada pangkalan yang main-main. Hanya saja setelah sampai di pengecer, perbedaan harga bisa terjadi sangat ekstrem. Padahal harga eceran tertinggi tetap Rp 15.500 per tabung,” ungkapnya. Diakui, pihaknya dan rekan pengusaha elpiji lainnya sulit memantau setelah elpiji keluar dari pangkalan. Kecuali ada laporan dari masyarakat. “Bila ada laporan masuk, kami akan mencari urutan rantai distribusi. Maka akan ketemu pangkalan sumbernya. Namun selama ini, dari pangkalan tidak ada kenaikan harga,” tegasnya. Data yang dihimpun Radarmas, saat ini di Purbalingga terdapat 1.316 pangkalan elpiji 3 kilogram. Termasuk juga pangkalan siaga yang dipasok dari tujuh agen. Diantaranya Asrikin Putra Perkasa, Sriwijaya Indah, Asri Jaya Raharja, Setyo Mulyo Santoso, Jasa Migas, Bumi Margo Mulyo, dan Energi Mitratama Abadi. (amr/sus)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: