Banner v.2

Sudah Terlambat, Pelaksanaan Proyek Masih Lamban

Sudah Terlambat, Pelaksanaan Proyek Masih Lamban

DITEGUR : Pelaksana proyek pengurukan lahan bekas Pasar Hewan Bobotsari kembali ditegur. AMARULLAH NURCAHYO/RADARMAS PURBALINGGA- Plt Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM kembali menegur rekanan atau kontraktor pelaksana proyek. Kali ini proyek trotoar Jalan Kolonel Sugiri Bobotsari dan pelaksana pengurukan lahan eks Pasar Hewan Bobotsari. Mereka kembali kena tegur karena perkembangan pekerjaan dinilai lambat. Bahkan khusus untuk pengurukan bekas pasar hewan, masih harus digenjot lebih cepat lagi. Teguran diberikan saat Tiwi meninjau sejumlah proyek pemerintah, Rabu (14/11). “Saya akan datang lagi dengan waktu yang akan ditentukan kemudian. Akan lihat lagi apakah janji mereka untuk memenuhi target bisa direalisasikan. Kalau belum, jelas kami ada penilaian tersendiri,” tegasnya. Pengurukan bekas Pasar Hewan Bobotsari merupakan program dari Dinas Perindustrian Perdagangan (Dinperindag). Proyek ini meliputi pembangunan talud dan pengurukan atau perataan lahan. Berdasarkan pantauan, progres pekerjaan baru penyelesaian pembangunan talud. Sedangkan pengurukan atau perataan lahan belum dilaksanakan sepenuhnya. Padahal kegiatan tersebut disepakati, dengan kontrak pekerjaan senilai Rp 342,898 juta melalui proses lelang. Proyek sudah melewati batas kontrak selama 20 hari atau dalam masa perpanjangan dengan sisa waktu tertentu. “Secara umum, proyek akhir tahun ini ada yang masih mengalami deviasi minus 10-15 persen. Jadi tidak bagus untuk progres pekerjaan. Kami minta segera penuhi target. Ini sudah mulai musim hujan, segera dirampungkan,” tambahnya. Sementara itu, Sekretaris Dinperindag Pandi SSos mengatakan, rencananya usai dilakukan pengurukan, di area tersebut akan dibangun pusat kuliner. “Kami sudah berupaya mengingatkan rekanan agar bekerja dengan baik dan sesuai rencana. Namun kembali mereka belum bisa memenuhi. Tapi kami akan terus mendorong rekanan agar selesai lebih cepat lagi,” tegasnya. (amr/sus)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: