Pembangunan Jembatan Tegalpingen-Pepedan Purbalingga
Kerja 24 Jam Nonstop
PURBALINGGA - Pembangunan Jembatan Tegalpingen-Pepedan terus dikerjakan. Selasa (26/12), rekanan yang membangun jembatan sudah mulai memasang gelagar di sisi Desa Tegalpingen, Kecamatan Pengadegan.
Kabid Bina Program Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purbalingga Hadi Iswanto mengatakan, seluruh lengkung jembatan sudah terpasang. "Saat ini tengah dalam pengerjaan pemasangan gelagar jembatan," katanya.
PASANG GELAGAR : Untuk mengejar target selesai sebelum tahun anggaran 2017, pembangunan jembatan Tegalpingen-Pepedan dilakukan 24 jam nonstop.ISTIMEWA
Dia menambahkan, saat ini rekanan yang membangun jembatan yakni PT Ghaitsa Zahira Shofa, sedang "tancap gas" untuk menyelesaikan pekerjaan jembatan yang menghubungkan Desa Tegalpingen (Kecamatan Pengadegan) dan Desa Pepedan (Kecamatan Karangmoncol). Rekanan mengerjakan jembatan 24 jam nonstop.
Dijelaskan, pihaknya optimis pekerjaan bisa selesai sebelum tahun anggaran 2017 selesai. Sebab, seluruh material jembatan sudah berada di lokasi dan tinggal melakukan pemasangan.
Rekanan juga sudah mendatangkan tiga buah crane untuk memasang gelagar. Serta menambah pekerja, agar pembangunan bisa selesai sebelum tahun anggaran 2017.
Sebelumnya, pelaksana pembangunan jembatan Dony Eriawan dari PT Ghaitsa Zahira Shofa mengatakan, saat ini progres pekerjaan sudah 95 persen. Pekerja selalu stand by di lokasi untuk bekerja 24 jam penuh, agar pembangunan bisa selesai tepat waktu.
Pembangunan jembatan dengan lebar 7 meter dan panjang 130 meter mendapatkan alokasi dana Bantuan Gubernur sebesar Rp 28,96 miliar. Pembangunan dimulai tahun ini dan diharapkan akhir tahun ini sudah selesai, untuk bisa digunakan tahun depan. (tya/sus)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
