Banner v.2

Kirim Buku Gratis Sepi Peminat

Kirim Buku Gratis Sepi Peminat

PURBALINGGA - Program pengiriman buku gratis yang digelar setiap tanggal 17 melalui Kantor Pos sepi peminat. Sejak dibuka pada Agustus lalu, baru dua paket yang diterima Kantor Pos Purbalingga. “Entah karena belum tahu atau belum mengerti, kami juga kurang paham. Tapi di Purbalingga jarang sekali ada pengiriman buku. Bulan ini cuma ada kiriman dua dus, kisaran berat 10 kilogram,” kata Account Executive Kantor Pos Indonesia Purbalingga, Lutvi. MELEK LITERASI : Budaya membaca buku diharapkan kembali bergairah di zaman yang serba internet.ISTIMEWA Bahkan pada Agustus dan September, tidak ada buku yang dikirim dari dan ke Purbalingga. Program yang dikhususkan untuk donatur dan penggiat, sebenarnya sudah digaungkan pemerintah sejak bulan Mei lalu. Sayangnya, kesadaran masyarakat untuk berbagi demi meningkatkan budaya baca masih rendah. “Sudah disosialisasikan melalui media sosial dan papan pengumuman, namun untuk Purbalingga masih sepi peminat,” ujar Lutvi. Pada program tersebut, pengirim atau donatur buku merupakan perorangan. Sedangkan penerima donasi buku harus terdaftar dalam database pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan Jaringan Pustaka Bergerak Indonesia di PT Pos Indonesia (Persero). Sayanganya, TBM di Purbalingga yang terdaftar pada database dan jaringan baru dua. Yakni Garasi Buku Jalan Wanalaya RT 02 RW 04, Desa Banjarkerta, Kecamatan Karanganyar dan Perpustakan SMPN 2 Karangmoncol. Padahal untuk mendaftarnya cukup mudah. TBM yang ingin masuk dalam database penerima buku cukup registrasi online melalui laman: donasibuku.kemdikbud.go.id. Dikatakan Lutvi, program tersebut diharapkan menunjang target melek literasi masyarakat, khususnya di Purbalingga dan Indonesia umumnya. “Semoga dengan adanya program kirim buku gratis Kantor Pos Indonesia, bisa menjadi fasilitator agar budaya membaca buku kembali bergairah di zaman yang serba internet ini,” ujarnya. (gal/sus)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: