Kegiatan Fisik Tak Sesuai Target
Cuaca Menghambat Pekerjaan PURBALINGGA - Pelaksanaan kegiatan proyek fisik yang dibiayai menggunakan dana dari APBD Kabupaten Purbalingga, banyak yang tidak selesai tepat waktu. Salah satunya pelaksanaan proyek pembangunan Rumah Sakit Ibu dan Anak Panti Nugroho di Jalan Soekarno-Hatta. Kegiatan yang masuk di Dinas Kesehatan masih belum 100 persen. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga dr Nonot Mulyono MKes mengatakan, proyek fisik rumah sakit tahap pertama tidak akan selesai tepat waktu. "Dilakukan perpanjangan kegiatan, namun pelaksana kegiatan dikenakan denda keterlambatan pengerjaan," jelasnya, kemarin (13/12). Dikatakan, keterlambatan terjadi karena sub kontraktor yang mengerjakan baja pada bangunan rumah sakit dipasok oleh perusahaan tunggal. "Semua proyek yang menggunakan baja di Purbalingga menggunakan sub kontraktor tersebut. Sehingga hampir semua kegiatan fisik yang menggunakan konstruksi baja terlambat, karena harus antre pemasangan dari sub kontraktor," tuturnya. Hal serupa juga terjadi di proyek fisik yang masuk di bawah Dinkes. "Faktor cuaca juga mempengaruhi, sehingga pengerjaan proyek tidak maksimal," tambahnya. Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Purbalingga Drajat mengatakan, sejumlah kegiatan fisik gedung yang dibawah DPU banyak yang dipastikan selesai tepat waktu. "Namun kami pastikan semuanya selesai pada tahun ini, serta tidak putus kontrak," tegasnya. Dia menjelaskan, pihaknya terus mendorong rekanan untuk secepatnya menyelesaikan pekerjaan untuk menghindari putus kontrak. (tya/sus)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
