Banner v.2

Purbalingga Kota Porak-Poranda Diterjang Angin Ribut

Purbalingga Kota Porak-Poranda Diterjang Angin Ribut

Ratusan Rumah Rusak, Beringin Alun-Alun Tumbang PURBALINGGA- Angin ribut disertai hujan deras menyapu wilayah perkotaan di Kabupaten Purbalingga, kemarin (25/10) siang. Ratusan rumah rusak, dan puluhan pohon peneduh jalan tumbang, termasuk pohon beringin besar di Alun-Alun Purbalingga. purbalingga-kota-porak-poranda-diterjang-angin-ribut Angin besar sekira 15 menit tersebut membuat Kota Purbalingga porak-poranda. Selain itu, beberapa wilayah Kecamatan Padamara, Kalimanah, Kemangkon dan Kecamatan Kaligondang juga disapu angin ribut. Di wilayah kecamatan Purbalingga, titik yang paling menyita perhatian adalah Alun-alun. Sebab, pohon beringin kembar di Alun-alun, yakni pohon yang berada di sebelah barat tumbang. Pohon yang telah berusia lebih dari 40 tahun tersebut tercabut hingga ke akar-akarnya. Tumbangnya pohon beringin Alun-alun tersebut terjadi sekira pukul 11.50 WIB. Akibat kejadian itu, satu orang warga terluka akibat tertimpa dahan pohon beringin. Yakni Mingah (65), warga Desa Galuh, Kecamatan Bojongsari. Wanita yang sehari-hari berjualan buah di Kompleks Kantor Bupati Purbalingga itu mengalami luka memar di tangan dan kaki. Mingah yang berhasil selamat dari maut dibawa petugas Satpol PP Kabupaten Purbalingga ke RSUD dr Goeteng Taroenadibrata untuk mendapatkan penanganan. Menurut keterangan Marina (35), pedagang mainan asal Desa Plumutan, Kecamatan Kemangkon, saat kejadian, ada lima orang yang tengah berteduh di bawah pohon beringin. Mengetahui angin bertiup kencang dan disertai hujan deras, dia bersama empat orang lainnya kemudian menyelamatakan diri ke Kompleks Masjid Agung Darussalam dan eks Kantor Pemadam Kebakaran. purbalingga-kota-porak-poranda-diterjang-angin-ribut-2 Namun, Mingah tak ikut rekan-rekan lainnya menyelamatka diri. "Saya tidak tahu kejadiannya tiba-tiba, saya dapat kabar bu Mingah tertimpa dahan pohon beringin," jelasnya. Angin ribut tersebut, juga melukai pedagang makanan kecil yang mangkal di depan SMAN 1 Purbalingga. Poniman, pedagang bakso petol, warga Kelurahan Wirasana, Kecamatan Purbalingga terpaksa harus mendapatkan jatihan di pelipis bagian kanan. Dia tertimpa pohon peneduh jalan yang berada di samping lokasinya berdagang. Angin ribut juga membuat akses jalan lingkar yang menjadi jalur utama kendaraan dari arah Terminal Purbalingga ke simpang empat Sirongge itu tertutup. Sebab, banyak pohon peneduh di jalur lingkar tersebut tumbang melintang ke tengah jalan. Begitu juga di depan Kantor Telkom Purbalingga. Pohon peneduh tumbang menutupi akses jalan. Sempat terjadi kemacetan panjang di depan kantor Telkom dan jalur lingkar. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga Priyo Satmoko mengatakan, kerusakan yang terjadi di berbagai wilayah akibat bencana angin ribut tersebut tidak ada yang parah. "Jumlahnya memang banyak, tetapi hanya kerusakan ringan, seperti seng yang terbawa angin. Serta rumah tertimpa dahan pohon," jelasnya. Tercatat dari data BPBD Purbalingga, puluhan pohon besar di tepai jalan tumbang dan ratusan rumah rusak ringan hingga berat. Data terakhir hingga petang kemarin ada 20 pohon tumbang. Namun diperkirakan masih bisa bertambah karena belum semua laporan masuk. Masing- masing selain pohon beringin Alun- alun ada 1 pohon di Penaruban (Kaligondang), 7 pohon di Jalan Letnan Yusuf, 1 pohon di Jalan Kopral Tanwir, 4 pohon di Jalan MT Haryono, dan 6 pohon di jalan tembus Gelora Goentoer Darjono. Evakuasi pohon beringin Alun- alun juga dihentikan sementara sekitar pukul 17.15. Kemudian akan dilanjutkan besok dan seterusnya hingga kembali bersih. BPBD memeperkirakan pembersihan sisa pohon beringin hingga tuntas bisa memakan waktu sampai 6 hari kerja. purbalingga-kota-porak-poranda-diterjang-angin-ribut-3 “Korban luka sementara ialah salah pekerja pabrik rambut dan bulu mata di Karangsentul, Padamara. Masing- masing dua perempuan pekerja yang mengalami luka di kepala karena terkena runtuhan besi di salah satu bagian bangunan pabrik,” tambahnya.Saat ini korban masih dirawat di salah satu rumah sakit dan kondisinya stabil. Selain pohon, dua tower radio milik pemerintah daerah yakni Radio Ardi Lawet dan Radio Suara Perwira dan tower telekomunikasi juga roboh. Bupati Purbalingga H Tasdi SH MM mengaatakan, dirinya bersama BPBD dan DPU langsung bergerak melakukan penanganan darurat. Pohon yang tumbang melintang jalan segera ditangani untuk memperlancar arus lalu lintas. Pengadilan Negeri Purbalingga juga ikut disapu angin ribut. Selain mengakibatkan tampuh yang membuat beberapa tempat penuh air, kemudian menyingkap atap tempat parkir motor di belakang kantor PN, juga merontokkan beberapa antena televisi. Dan yang lebih parah, ternyata mobil Toyota Avanza nopol R 8793 FD milik salah seorang Panitera Pengganti PN Purbalingga, Dyah Winanti SH, penyok di beberapa bagian kiri mobilnya karena tertimpa besi papan reklame di Jalan Kapten Sarengat.(tya/amr/nis/dis)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: