Pelebaran Jalan Onje Purbalingga Terhambat Tiang Listrik dan Trafo PLN
Pengerukan Butuh Satu Minggu PURBALINGGA - Pelebaran Jalan Onje dinilai lamban. Pasalnya, proyek pelebaran jalan masih terkendala tiang listrik milik PLN yang belum dipindahkan. Kasubid di Bappeda Purbalingga Hadi Iswanto mengatakan, dibandingkan pelebaran Jalan Jambu Karang yang berada di sebelah barat Kantor Bupati Purbalingga, pelebaran Jalan Onje memang sedikit lamban "Pelebaran Jalan Jambu Karang sudah mulai dalam tahap pengecoran. Sedangkan, proyek pelebaran Jalan Onje masih berkutat pengerukan jalan," tuturnya. Hal ini disebabkan, rekanan pelaksana proyek tidak mau mengambil risiko mempercepat pengerjaan karena tiang listrik milik PLN masih berdiri di lokasi proyek. "Seharusnya untuk tahap pengerukan bisa kami selesaikan dalam satu hari. Tapi khusus pelebaran jalan ini (Jalan Onje), kami membutuhkan waktu lebih dari satu pekan. Ini jelas menggangu target penyelesaian proyek kami. Seharusnya dua ruas jalan yang tengah kami kerjakan untuk dilebarkan, yakni Jalan Onje dan Jalan Jambu Karang sudah bisa dilakukan pengecoran. Tapi karena tiang listrik PLN terlambat dipindahkan, target jadi terkendala," jelas rekanan pelaksana pelebaran jalan Doni Eriawan. Meski demikian, dia mengaku akan tetap mengejar waktu pengerjaan yang terbuang akibat terlambatnya tiang listrik PLN yang dipindahkan. "Kami akan mengejar target dengan melipatkan jam kerja serta menambah pekerja. Sehingga proyek ini bisa selesai tepat waktu," tegasnya. Pelebaran Jalan Onje dan Jalan Jambu Karang menghabiskan anggaran Rp 3,532 miliar, untuk Jalan Onje Rp 1,902 miliar dan Jalan Jambu Karang Rp 1,631 miliar. Anggaran digunakan untuk peningkatan jalan dengan panjang 507,3 meter. Antara lain pelebaran jalan beton 2,5 meter, trotoar 1,3 meter, serta pembuatan pagar keliling dari SMPN 3, Kantor Pos, pagar keliling Kelurahan Purbalingga Lor, serta Museum Prof Dr R Soegarda Poerbakawatja. Pembuatan dua pintu gapura masuk Setda, dua pintu gapura Bappeda, satu pintu gapura Ardi Lawet, dan satu gapura gedung PKK. (tya/sus)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
