Banner v.2

Purbalingga Siapkan Enam Halte Baru

Purbalingga Siapkan Enam Halte Baru

PURBALINGGA - Untuk mengantisipasi agar angkutan umum tidak berhenti di sembarang tempat, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika akan menambah enam halte lagi. Penambahan halte dilakukan untuk menindaklanjuti masukan dari tim penilai Wahana Tata Nugraha (WTN) Kementerian Perhubungan RI. Kepala Dinhubkominfo Kabupaten Purbalingga Drs Yonathan Eko Nugroho mengatakan, penambahan halte dilakukan pada tahun ini. Lokasi halte tersebut di antaranya direncanakan di depan BRI, Kalimanah, Bancar, dan Bukateja. Disiapkan-Enam-Halte-Baru "Saat ini sudah ada tiga halte. Nantinya akan ada sembilan halte di wilayah perkotaan," katanya. Tujuan penambahan halte untuk meminimalisir angkutan umum yang berhenti di sembarang tempat yang dapat mengganggu aktivitas lalu lintas. Salah satunya, Yonathan menyebut, angkutan yang sering berhenti di ujung jembatan Kali Klawing. Dengan adanya halte, harapannya ada titik-titik yang jelas untuk pengangkutan penumpang. "Jadi halte ini juga untuk memperlancar lalu lintas di perkotaan," imbuhnya. Ia mengakui, penambahan halte merupakan masukan dari tim WTN saat mengunjungi Purbalingga beberapa waktu lalu. Penambahan halte tak ada kaitan dengan rencana Bus Rapid Transit (BRT) oleh Provinsi Jawa Tengah. "Dana untuk pembangunan enam halte dialokasikan murni dari APBD. Tak ada kaitannya dengan BRT," katanya. Terkait BRT, tambahnya, sampai saat ini masih dalam kajian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Untuk BRT akan dibangun halte khusus dari anggaran provinsi dan dimungkinkan seperti halte Trans Jogja. "Untuk halte BRT beda dengan halte angkutan umum, karena peruntukannya sudah berbeda," terangnya. (ziz/sus)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: