Dua Koleksi Pribadi Prof Dr R Soegarda Poerbakawatja Lengkapi Koleksi Museum
Pengunjung tengah mengamati sejumlah koleksi yang dipamerkan Museum Prof Dr R Soegarda Poerbakawatja.-Aditya/Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Koleksi, museum Prof Dr R Soegarda Poerbakawatja Kabupaten Purbalingga terus bertambah. Terbaru, museum yang terletak di Kompleks Pendapa Dipokusumo ini, mendapatkan dua koleksi baru dari keluarga Prof Dr R Soegarda Poerbakawatja, besupa satu set meja kursi dan lemari kerja.
Staf Pengelola Museum, Anita Ika Cahyani mengatakan, dua koleksi tersebut dikirimkan langsung oleh keluarga Prof Dr R Soegarda Poerbakawatja, sekira dua bulan lalu.
"Satu set meja dan kursi beserta lemari kerja tersebut, melengkapi koleksi di museum. Masyarakat jadi bisa mengenal lebih dekat Prof Dr R Soegarda Poerbakawatja," katanya disela-sela kegiatan Pameran Temporer dan Pergelaran Wayang Suket di Museum Prof Dr R Soegarda Poerbakawatja Kabupaten Purbalingga, Rabu, 26 November 2025.
Selain hadirnya dua koleksi pribadi milik Prof Dr R Soegarda Poerbakawatja Kabupaten Purbalingga, ada tiga koleksi musem yang Kembali. Yakni, kapak corong dan dua gelang yang disebut dengan Binggel.
BACA JUGA:Museum Soegarda Belum Miliki Koleksi Filologi
"Sebelumnya koleksi ini, dipinjam oleh Museum Artefak dan Wayang Objek Wisata Sanggaluri Park Purbalingga," ujarnya.
Dia menambahkan, masih ada sekira 20 koleksi lainnya yang masi dipinjam oleh Museum Artefak dan Wayang Objek Wisata Sanggaluri Park Purbalingga.
Dia menjelaskan, koleksi milik Museum Prof Dr R Soegarda Poerbakawatja berjumlah 1.302 jenis koleksi. Ada 10 jenis koleksi yang sudah dimiliki, antara lain arkeologi, biologika, historika, geologika, etnografika, seni rupa, teknologika, keramologika, numismatika, dan heraldika.
"Kami masih belum memiliki peninggalan dari kejayaan tembakau Purbalingga, yakni Perusahaan Tembakau Gemit. Kami sedang melacak koleksi tersebut, apakah bisa kami miliki atau tidak," jelasnya.
BACA JUGA:Baru 15 Koleksi Museum Soegarda Purbakawatja Miliki Barcode, Digitalisasi Masih Bertahap
Sementara itu, dalam Pameran Temporer dan Pergelaran Wayang Suket, sejumlah koleksi Museum dikeluarkan di ruang pamer yang dibuat di depan museum. Sedangkan, Sebagian besar lainnya tetap dipamerkan di dalam museum.
Diharapkan, dengan kegiatan tersebut, masyarakat lebih mengenal sejarah Kabupaten Purbalingga. Sebab, koleksi yang ditampilkan erat kaitannya dengan sejarah Kabupaten Purbalingga dari masa ke masa.
Dalam pertunjukan wayang suket, ditampilkan dalang Ki Lalang Jazmul Qolbi dengan iringan Terlung (Siter Calung) pimpinan Ki Sumitro Purbodarsono dari Desa Wanogara Wetan Rembang. Selain itu, juga melukis dengan tema wayang suket yang dilakukan oleh dua seniman lukis asal Kabupaten Purbalingga. (tya)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

