Peringati Maulid Nabi, SMK YPT 1 Purbalingga Gelar Sholawatan
Gelaran SMK YPT 1 Purbalingga Bersholawat di Lapangan Indoor SMK YPT 1 Purbalingga, Senin (8/9).-Budi Cahyo Utomo/Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di SMK YPT 1 Purbalingga berlangsung khidmat dengan gelaran SMK YPT 1 Purbalingga Bersholawat. Acara yang dilaksanakan di Lapangan Indoor SMK YPT 1 Purbalingga, Senin (8/9) ini menghadirkan pembicara KH Gunanto MPdI. Acara makin meriah dengan penampilan grup hadroh Ahbabul At Teknik SMK YPT 1 Purbalingga.
Kepala SMK YPT 1 Purbalingga, Churotip SPd dalam sambutannya mengajak para siswa untuk meneladani sikap dan akhlak Nabi Muhammad SAW. Pihaknya juga mengajak para siswa untuk khusuk mengikuti pengajian dan ceramah yang penuh dengan hikmah maulid Nabi Muhammad SAW.
Tema kegiatan "Maulid Nabi 2025: sebagai Panggilan untuk Kedamaian dan Toleransi Antar Ummat Beragama"
Ketua Panitia, Khoerul Anwar, siswa kelas XII jurusan TKJ), menjelaskan, acara dengan tema "Maulid Nabi 2025 sebagai Panggilan untuk Kedamaian dan Toleransi Antar Ummat Beragama itu dilaksanakan setiap tahunnya dengan kepanitian dari Rohis SMK YPT 1 Purbalingga.
BACA JUGA:Jadi Cikal Bakal Kepengurusan OSIS, SMK YPT 1 Sukses Gelar MPK
KH. Gunanto M PdI dalam ceramahnya menyampaikan kisah awal dimulainya kegiatan Maulid Nabi SAW seperti sekarang ini. Yakni dimulai saat dinasti Fatimiyah di Mesir abad ke 11 M. Saat itu, maulid nabi diperingati dengan perlombaan pembuatan karya/kitab Maulid dengan hadiah 1000 dinar. Lomba itu dimenangkan oleh syekh Ja'far al-Barzanji, seorang ulama penyair dari Madinah. Kitab tersebut berisi pujian dan kisah kehidupan Nabi Muhammad SAW.
Seperti yang kita ketahui, Karya syekh Ja'far al-Barzanji masih langgeng sampai saat ini dan sering dibaca termasuk oleh siswa SMK YPT 1 Purbalingga.
Selain menyampaikan berbagai hikmah Maulid nabi, KH Gunanto juga mengajak para siswa untuk senantiasa menjaga sholatnya dan selalu berbakti kepada orang tua tanpa henti.
"Mari kita selalu memuliakan Nabi Muhammad SAW dengan cara senantiasa menjaga berbagai sunah-sunahnya dan merasa berbahagia dengan kelahirannya manusia paling mulia di muka bumi ini," tambahnya.(bdg/ads10)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

