Banner v.2

PDM Muhammadiyah Gelar Desiminasi TOT Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah 2025

PDM Muhammadiyah Gelar Desiminasi TOT Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah 2025

Kegiatan Desiminasi Hasil TOT Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah 2025 di SMP Muhammadiyah 1 Purbalingga.-Wasis Aman untuk Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Sebanyak 43 peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah/Madrasah, Wakil Kepala Kurikulum, dan Guru Ismuba perwakilan SMP/MTs Muhammadiyah se-Kabupaten Purbalingga mengikuti kegiatan Desiminasi Hasil TOT Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah 2025 di SMP Muhammadiyah 1 Purbalingga.

Acara yang diprakarsai Majlis Dikdasmen dan PNF PDM Purbalingga, Rabu (27/8) di SMP Muhammadiyah 1 Purbalingga ini diharapkan bisa menyamakan langkah dan persepsi terkait Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah 2025.

Ketua Panitia, Siswogo, S Pd MPd menyampaikan, kegiatan desiminasi ini bertujuan agar hasil TOT yang sebelumnya diikuti oleh perwakilan dapat disampaikan secara merata ke seluruh sekolah Muhammadiyah di Purbalingga.

"Dengan demikian, seluruh lembaga memiliki persepsi dan langkah yang sama dalam menerapkan kurikulum baru ini," tutur Siswogo.

BACA JUGA:PDM Purbalingga Sukses Gelar Vaksinasi Covid 19, Awali Rangkaian Milad ke-109

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten yakni Erlin Dwi Kurniawati SPd dan Dyahretno Anggraeni SPd dari MTs Muhammadiyah 1 Purbalingga, serta  Fauzi Nur Akhadi SPd MPd yang juga menjabat sebagai Kepala SMA Muhammadiyah 1 Purbalingga.

Para pemateri memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep, arah, dan implementasi Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah 2025 yang selaras dengan tuntutan zaman, namun tetap berakar pada nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Majlis Dikdasmen dan PNF PDM Purbalingga, KH Sodikin Masrukhin SAg MPd. Dalam sambutannya, KH Sodikin menekankan bahwa Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah 2025 menjadi langkah penting dalam mencetak generasi Islam berkemajuan yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga berkarakter Islami.

Suasana kegiatan berjalan interaktif. Para peserta antusias mengikuti sesi pemaparan, diskusi dan tanya jawab. Diharapkan, setelah kegiatan ini, para peserta mampu menjadi agen perubahan dalam implementasi Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah 2025 di sekolah masing-masing.(bdg)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: