Banner v.2

Lahan Pembuangan Triplek di Bukateja Terbakar, Asap Ganggu Pengendara

Lahan Pembuangan Triplek di Bukateja Terbakar, Asap Ganggu Pengendara

Lahan pembuangan limbah triplek di Desa Kembangan RT 04 RW 06, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, terbakar.-BPBD Purbalingga untuk Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Lahan pembuangan limbah triplek di Desa Kembangan RT 04 RW 06, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, terbakar, Senin, 25 Agustus 2025 malam.

Asap tebal yang diakibatkan kebakaran tersebut mengganggu pengendara di Jalan Raya Kembangan – Karangcengis, Bukateja.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga, Prayitno menjelaskan, lahan yang terbakar diketahui milik Wuryanto, warga yang tinggal di Jakarta.

"Berdasarkan keterangan saksi, api bermula ketika seseorang membakar limbah triplek pada pukul 12.00 WIB," jelasnya, Selasa, 26 Agustus 2025. 

BACA JUGA:Kontainer Penjual Es Teh di Cilacap Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Dia menambahkan, setelah ditinggal pergi, api membesar pada sore hari hingga menjelang malam sekitar pukul 19.30 WIB. 

"Kondisi itu membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan. Sehingga, akhirnya menimbulkan kepulan asap yang membubung tinggi," tambahnya.

Dia mengungkapkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun asap cukup pekat sehingga sempat mengganggu lalu lintas di sekitar lokasi kebakaran.

Satpol PP Purbalingga bersama BPBD segera menurunkan satu unit mobil pemadam kebakaran dengan tujuh personel dan satu unit tangki air beserta dua personel tambahan. 

BACA JUGA:Damkar Sayangkan Pembakaran Sampah di TPS Liar di Mrebet

"Setelah melakukan upaya pemadaman selama lebih dari dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.45 WIB," imbuhnya.

Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil akibat peristiwa ini masih dalam proses perhitungan. 

Dia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran terbuka yang dapat memicu kebakaran serupa. Terlebih saat kondisi cuaca kering yang mudah memperbesar api. (tya)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: