Banner v.2

Hari Keempat Pencarian Korban Hanyut di Sungai Klawing, 150 Personel Dikerahkan dan Dilengkapi Drone Termal

Hari Keempat Pencarian Korban Hanyut di Sungai Klawing, 150 Personel Dikerahkan dan Dilengkapi Drone Termal

Mas Wabup tengah meninjau langsung proses pencarian korban di pinggir Sungai Klawing.-Aditya/Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Hari keempat, pencarian pekerja sodetan Sungai Klawing, Desa Penaruban, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, dua orang masih belum ditemukan.

Tim SAR gabungan mempertebal personel pencarian dua korban yang diduga hanyut, saat banjir bandang terjadi di Sungai Klawing, Minggu, 3 Agustus 2025 malam.

Kepala Basarnas Cilacap Muhamad Abdullah mengatakan, hari keempat pencarian korban, total lebih dari 150 personel gabungan terlibat.

"Kami juga menurunkan drone termal untuk mencari korban yang masih belum ditemukan," katanya.

BACA JUGA:Hari Ketiga, Tim SAR Gabungan Masih Belum Temukan Pekerja Proyek Penguatan Sungai Klawing

Dengan dilibatkannya tekonologi dalam pencarian, maka dua korban yang belum ditemukan segera diketahui keberadaannya.

Dia menjelaskan, pencarian hari keempat, personel yang dikerahkan dibagi menjadi lima tim.

Tim tersebut dikerahlan untuk menyisir dari lokasi diduga korban hanyut hingga Desa Bokol.

Tim juga dikerahkan menyisir dari Desa Bokol  hingga Bedung Serayu Kabupaten Banyumas. Serta, penyisiran dari tempuran Klawing Congot hingga Adipala, Kabupaten Cilacap.

BACA JUGA:Tim SAR Gabungan Temukan Satu Korban Pekerja Proyek Penguatan Sungai Klawing

Tim juga melakukan pemantauan di Jembatan Pasren, Jetis, Bokol. Serta, satu tim melakukan pemantauan di Bedung Gerak serayu.

"Kami meminta kepada tim untuk lebih seksama lokasi-lokasi yang kemungkinan ditemukan jenazah korban," jelasnya.

Dia memastikan pencarian akan dimaksimalkan dalam tujuh hari ke depan, sesuai dengam SOP dari Basarnas. Dia juga membuka peluang perpanjangan masa pencarian jika dibutuhkan.

BACA JUGA:Banjir, Tiga Pekerja Penguatan Tebing Sungai Klawing Hilang dan Tiga Lainnya Selamat

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: