Banner v.2

Kerajinan Batu Klawing Khas Purbalingga Masih Eksis, Meski Lewat Online

Kerajinan Batu Klawing Khas Purbalingga Masih Eksis, Meski Lewat Online

Batu khas Klawing Purbalingga saat sudah jadi liontin.-Dok Amarullah Nurcahyo/Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Kerajinan berbahan baku batu asli Sungai Klawing Purbalingga sempat booming beberapa tahun lalu. Namun sampai tahun 2025 ini, para perajin dan penjual batu dan liontin ini masih eksis, meski lebih mengandalkan platform sosial media.

Ketua Komunitas Batu Klawing Bersatu Kabupaten Purbalingga, H Fauzi Imron, Jumat 25 Juli 2025 mengungkapkan,kerajinan klawing masih tetap ada dan berjalan meski tidak semeriah pada tahun 2011 - 2014 silam.

"Masih ada sekitar 34 orang pengrajin yang eksis tetap memproduksi kerajinan batu klawing semacam cincin Dan liontin," katanya.

Sebagian lain di Purbalingga juga ada pengrajin ring yang berbahan monel, stainless dan perak untuk menunjang kerajinan cincin dan liontin. "Dominasi sekarang, pengrajin juga menjadi penjual di beberapa platform toko online dan sosial media. Bahkan mereka mampu mendapatkan hasil yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga," ujar Fauzi.

BACA JUGA:Euforia Surut, Batu Klawing Khas Purbalingga Masih Dilirik

Salah satu pegiat dan perajin batu Klawing, Anden Panggung Akbarullah mengatakan, dirinya dan teman lainnya tetap mencari bahan dasar batu Klawing. Ada jenis Panca Warna, Telur Kodok, Jasper, bahkan Nagasui. 

"Masih banyak batu Klawing yang eksotik dan jika diolah dengan sentuhan seni, memiliki daya jual tinggi," katanya. (amr)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: