Libur Sekolah, Kunjungan Wisatawan di Purbalingga Naik
Wisatawan di D'las Desa Serang, Kecamatan Karangreja, mulai ramai sejak pagi hari pada akhir pekan lalu.-Aditya/Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Purbalingga, sejak hari pertama libur sekolah hingga Minggu, 6 Juli 2025, mencapai 159.414 orang.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purbalingga Sumarsono kepada Radarmas, Selasa, 8 Juli 2025.
"Sejak hari pertama libur sekolah, hingga saat ini kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Purbalingga naik signifikan," katanya ditemui di ruang kerjanya.
Dia menjelaskan, kunjungan terbesar ada di objek wisata Owabong Water Park yang mencapai 51.829 orang.
BACA JUGA:Objek Wisata di Purbalingga Diklaim Siap Sambut Libur Sekolah
Sedangkan, berada di posisi kedua kunjungan wisatawan ada di Goa Lawa Purbalingga (Golaga), dengan jumlah kunjungan 18.346 orang.
Desa Wisata Serang di Kecamatan Karangreja dikunjungi wisatawan sebanyak 17.619 orang. Sehingga menempatkan objek wisata ini berada di posisi ketiga jumlah kunjungan wisatawan sela libur sekolah.
"Tingginya jumlah wisatawan juga terlihat dari okupansi hotel di Kabupaten Purbalingga. Salah satunga saat Festival Gunung Slamet lalu, okupansi hotel di Purbalingga mencapai 70 persen," ungkapnya.
Bahkan, seluruh penginapan yang ada di Desa Serang, baik itu homestay hingga hotel tak menyisakan satu pun kamar kosong.
BACA JUGA:Pemkab Berharap Libur Sekolah Kembali Dongkrak Kunjungan Wisata
Sugito, Kepala Desa Serang, Kecamatan Karangreja mengungkapkan, kenaikan kunjungan wisatawan sudah mulai terlihat sejak hari libur sekolah pertama.
"Objek Wisata Dlas Serang menjadi pilihan wisatawan yang ingin menikmati pemandangan dan suhu khas di Pegunungan," ungkapnya.
Pengunjung tak terbataa dari Kabupaten Purbalingga dan sekitarnya. Tetapi juga dari Jakarta, Jawa Barat, sejumlag kota do Jawa Tengah hingga Jawa Timur.
Bahkan ada sejumlah wisatawan dari luar negeri yang datang. Hal itu terlihat dalam Festival Gunung Slamet. (tya)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

