Banner v.2

Armada Damkar Masih Nunut Garasi BPBD

Armada Damkar Masih Nunut Garasi BPBD

Tempat parkir kendaraan pemadam kebakaran di Pos Purbalingga penuh sehingga tidak bisa menampung semua armada damkar.-Dok Amarullah Nurcahyo/Radarmas-

PURBALINGGA - Posko Pemadam kebakaran di kota masih belum memiliki gedung tersendiri. Kendaraan masih ikut (nunut, red) parkir gedung milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga.

Imbasnya, ada kendaraan pemadam yang ditaruh di halaman garasi dan terkena hujan dan panas setiap hari. Karena jika dipaksa parkir di dalam garasi, tidak memiliki ruang parkir.

Koordinator Pos Pemadam Purbalingga, Turyono menjelaskan, kendaraan pemadam yang berada diluar garasi tetap dirawat. Minimal tetap dipanaskan mesinnya dan dicuci.

"Sebaiknya harus di dalam garasi. Tapi mau bagaimana lagi. Tidak memiliki tempat maupun gedung sendiri," ujarnya.

BACA JUGA:Pemadam Purbalingga Kekurangan Armada, Potensi Tak Penuhi Fast Time

Padahal, disisi lain, Pemadam Kebakaran Sat Pol PP Purbalingga ini masih membutuhkan penambahan armada pemadam., hingga tahun ini masih Saat ini ada 6 unit terbagi di 3 pos. Namun yang bisa operasional maksimal hanya 3 unit.

Kedepan, jika ada pengadaan kendaraan pemadam yang baru harus sepaket dengan pembangunan dua pos pemadam. Yaitu Pos Bukateja dan Pos Karangreja. Saat ini diluar markas pusat pemadam, ada Pos Pemadam Bobotsari dan Pos Pemadam Rembang.

"Penambahan pos dan kendaraan tidak bisa terpisah, jadi anggarannya sepaket," tegasnya.

Pantauan Radarmas, pos Pemadam Purbalingga sempat diberikan bekas pos Pemadam lama di komplek alun-alun Purbalingga. Namun seiring kondisi keuangan pemerintah, pos Purbalingga belum terealisasi. (amr)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: