Hafis/Gloria Kejar Tiket Olimpiade
ISTIMEWA
BERLAGA: Ganda campuran Indonesia, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja kala berlaga di Thailand Master 2020.
JAKARTA - Pasangan ganda campuran Indonesia, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja gagal merebut podium tertinggi pada ajang Thailand Masters 2020. Hasil itu didapat usai Hafiz/Gloria kalah di babak final oleh Marcus Ellis/Lauren Smith.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Indoor Huamark, Bangkok, Thailand, Minggu (26/1) kemarin, Hafiz/Gloria kalah atas wakil Inggris yang menduduki peringkat 13 dunia itu lewat pertarungan rubber game dengan skor 16-21, 21-13 dan 16-21 dalam waktu 64 menit.
Sejatinya, raihan juara pada turnamen BWF World Tour Super 300 tersebut patut didapat oleh Hafiz/Gloria demi membuka peluang merebut tiket ke Olimpiade 2020. Ya, saat ini setiap pemain bulutangkis terbaik dunia sedang berjuang untuk lolos kualifikasi menujui Olimpiade yang bakal berlangsung di Tokyo tersebut.
Untuk bisa mengirimkan dua wakil dari satu negara ke Olimpiade 2020, masing-masing atlet harus masuk dalam ranking delapan besar dunia. Saat ini, Hafiz/Glroia sendiri masih berada di peringkat sembilan dunia.
Itu artinya, mereka belum aman untuk lolos menuju Olimpiade Tokyo 2020. Indonesia sendiri di nomor ganda campuran sudah memiliki Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang kini berada di ranking lima dunia.
Oleh sebab itu, Hafiz/Gloria berharap bisa tampil lebih konsisten kedepannya agar bisa menembus ajang olahraga multievent terbesar di dunia yang akan berlangsung pada 24 Juli hingga 9 Agsutus 2020 tersebut.
"Target kedepan kalau untuk Super 300 harusnya kami sudah bisa ambil (gelar). Tapi kalau untuk Super 500, 750 dan 1000 kami harus bisa ambil colongan dari sana. Minimal delapan besar atau semifinal. Mau nggak mau kualitas dan standar kami ada di sana," ungkap Gloria seperti dikuti situs resmi PBSI, Senin (27/1) kemarin.
"Kami harus lebih stabil di pertandingan dan lebih stabil menjaga kualitas individu saja. Dari setiap pertandingan juga ada evaluasi yang harus diperbaiki, penguatan daya tahan dan sebagainya," tambahnya.
Tekad serupa juga diungkapkan tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. Gregoria berharap penampilannya bisa meningkat jauh lebih baik kedepannya. Apalagi pengumpulan poin menuju Olimpiade Tokyo 2020 terus bergulir.
"Semua atlet pasti sudah bersiap dan terus bersaing ketat. Nggak cuma antar negara, tapi di dalam negaranya juga pasti masing-masing bersaing untuk bisa masuk, lolos ke Olimpiade," tegas Gregoria.
(gie/fin/der/acd)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

