Banner v.2

FIFA Harus Bayar Rp 1,2 Triliun ke Mantan Gelandang Arsenal, Chelsea, dan Real Madrid

FIFA Harus Bayar Rp 1,2 Triliun ke Mantan Gelandang Arsenal, Chelsea, dan Real Madrid

FIFA Harus Bayar Rp 1,2 Triliun ke Mantan Gelandang Arsenal, Chelsea, dan Real Madrid-fifpro.org-

RADARBANYUMAS.CO.ID - Sepakbola menjadi cabang olahraga yang memberikan banyak minat dan penggemarnya ke seluruh masyarakat di dunia.

Cabang olahraga yang sukses berikan perhatian di banyak negara ini selalu berikan kabar terbaru atas perkembangannya di setiap kejuaraan maupun kualitas klub dan pemainnya.

Kabar terkini datang dari Lassana Diarra yang menuntut ganti rugi sebesar 65 juta euro yang menimpa dirinya atas kerugian terhentinya karir akibat sistem transfer illegal oleh FIFA.

Gugatan ini mengikuti Keputusan CJEU sehingga kabar resminya sesuai dengan ketentuan.

BACA JUGA:Pemprov Dukung Penuh Kompetisi  Sepakbola Liga 3 dan 4 di Jateng

BACA JUGA:Jadwal Pertandingan Sepakbola Akhir Bulan Juli 2025, Ada Liverpool Live di BTV, Saksikan Segera!

Lassana Diarra berselisih persoalan gaji dengan klubnya yaitu Lokomotiv Moscow tahun 2014. Dengan perselisihan ini, Lassana Diarra menolak berlatih dengan pelatih saat itu yakni Leonid Kuchuk.

Selain itu, dirinya juga menolak menyepakati proposal pengurangan gajinya. Sehingga atas konflik inilah kontraknya di putus.

Ditambah pada pemutusan kontraknya ini, Mahkamah Arbitrase Olahraga (CAS) memerintahkan Diarra membayar sejumlah 10 juta euro kepada Lokomotiv atas pelanggaran kontraknya.

Dengan ketentuan tersebut membuat Lassana Diarra juga kesulitan dalam bergabung kepada klub terbaru dikarenakan regulasi FIFA pada bagian Peraturan Tentang Status & Transfer Pemain (RSTP).

BACA JUGA:Tim Sepakbola Kabupaten Purbalingga Ditarget Raih Medali Popda Tingkat Jawa Tengah

BACA JUGA:Sejarah! Purbalingga Lolos Popda Jawa Tengah untuk Sepakbola dan Bola Voli

Regulasi dari FIFA ini mencegah adanya pemain baru masuk bergabung dengan klub lain jika pemain tersebut mengakhiri kontrak dengan klub lamanya lebih cepat dari durasi yang diharuskan tanpa adanya keterangan yang jelas.

Dengan adanya putusan CAS beserta regulasi FIFA memberikan kesempitan pada langkah Lassana Diarra serta pada pengacara Lassana menyebutkan bahwa akan adanya “risiko finansial yang tak dapat diprediksi dan berpotensi sangat tinggi.”

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: