Target Kampung Keluarga Berkualitas Baru 20 Persen
Menko PMK, Muhadjir Effendy (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
RADARBANYUMAS, JAKARTA - Program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia tengah digencarkan pemerintah. Sejumlah aturan bahkan sengaja dibuat khusus untuk mempercepat capaian tersebut.
Terbaru, pemerintah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas.
Aturan itu diterbitkan dengan tujuan meningkatkan kualitas SDM dan memperkuat institusi keluarga melalui optimalisasi penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas (KKB) di setiap desa/kelurahan.
Sebanyak 13 kementerian/lembaga dan pemerintah daerah diamanatkan untuk melaksanakan dan mengambil langkah-langkah secara terkoordinasi dan terintegrasi sesuai tugas, fungsi, serta kewenangan masing-masing.
Sayangnya, dari 83.843 desa/kelurahan di Indonesia, baru terbentuk 16.845 Kampung Keluarga Berkualitas.
Dengan kata lain, baru sekitar 20 persen dari target. Mirisnya lagi, menurut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, keterlibatan lintas sektor dalam pembangunan keluarga berkualitas masih kecil. Rata-rata baru 14 persen.
"Karena itu, keterlibatan multisektor masih perlu ditingkatkan seiring dengan adanya Inpres No 3 Tahun 2022," tuturnya dalam peluncuran Inpres 3/2022 kemarin (12/7).
https://radarbanyumas.co.id/incar-penurunan-angka-stunting-kemenko-pmk-fokus-bangun-sdm-pada-2022/
Muhadjir menambahkan, keluarga dalam sebuah negara menempati posisi paling strategis. Bahkan, stabilitas suatu negara ditentukan oleh keluarga.
"Kalau keluarga itu aman sentosa, sakinah mawadah, wa rahmah, maka dipastikan negaranya juga akan sakinah," katanya. (mia/lyn/c6/cak/ilh/jpc)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
