Pendidikan Pancasila Akan Kembali di Sekolah
Foto Radar jogja
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) akan berupaya mengenalkan kembali Pancasila kepada generasi muda Indonesia melalui bahan ajar atau materi yang disampaikan dalam pendidikan formal di sekolah.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi dalam keterangan tertulis yang diterima mengatakan, BPIP sudah memohon persetujuan Presiden atas draf bahan ajar yang sudah dirumuskan, mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga pendidikan tinggi (PT).
“Semoga dalam minggu-minggu ini, bapak presiden berkenan mengesahkan, sehingga paling lama semester depan bahan ajar ini sudah bisa digunakan di berbagai tingkatan sekolah,” kata Yudian.
Menurut dia, upaya agar Pancasila dapat dikenalkan kembali pada generasi muda di sekolah dikarenakan absennya mata ajar Pancasila dalam Standar Nasional Pendidikan sejak tahun 2003 membuat generasi muda kehilangan akses pada materi ke-Pancasila-an.
Dia mengatakan, tidak tersedianya materi ini membuat generasi muda tidak mengenal Pancasia dan nilai-nilai luhur yang membentuk karakter dan identitas bangsa.
“Akibatnya, jika tidak mengenal Pancasila, berarti juga tidak mengenal diri dan bangsa sendiri,” kata Kepala BPIP.
Menanggapi hak itu, Kepala sekolah SMA Piri 2, Hadiyanto Sahputramenyambut baik rencana itu. Agar nilai-nilai Pancasila bisa diaplikasikan di seluruh kalangan masyarakat.
https://radarbanyumas.co.id/2022-sekolah-gunakan-kurikulum-baru/
“Rencana BPIP sangat bagus sekali untuk menghidupkan Pendidikan Pancasila, agar nilai nilai Pancasila dapat teraplikasi generasi penerus bangsa untuk seluruh pelajar Indonesia,” ujarnya.
Hadiyanto menilai selama ini pendidikan Pancasila sudah diterapkan di lingkungan sekolah. Namun, selama ini penerapannya masih belum intens.
"Penerapan Pendidikan Pancasila saya kira sudah dilaksanakan di masing masing sekolah, namun tingkat intensitas nya yang perlu ditingkat dan program program aplikasi yang terus di intensifkan,” tandasnya. (kur/bah/ttg)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
