Suzuki e-Vitara Resmi Diproduksi di India, Siap Diekspor ke 100 Negara!
Suzuki e-Vitara Resmi Diproduksi di India, Siap Diekspor ke 100 Negara--
RADARBANYUMAS.CO.ID - Suzuki resmi memulai produksi perdana mobil listrik e-Vitara di fasilitas Suzuki Motor Gujarat (SMG), India. SUV listrik ini dibangun menggunakan platform khusus Heartect-e yang sepenuhnya dirancang untuk kendaraan listrik, bukan sekadar hasil konversi dari mesin bensin. Mobil ini siap diekspor ke lebih dari 100 negara, termasuk Jepang dan Eropa, sebagai bagian dari strategi global Suzuki.
Berbeda dengan model konvensional, e-Vitara lahir sebagai kendaraan listrik murni dengan desain futuristik dan efisiensi tinggi. Kehadiran mobil ini menegaskan komitmen Suzuki terhadap mobilitas ramah lingkungan sekaligus memperkuat posisinya di peta otomotif global.
Produksi massal dimulai pada Agustus 2025 dan diresmikan langsung oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi, di pabrik Hansalpur, Gujarat. Momentum ini juga menjadi tonggak dimulainya produksi baterai dan komponen hybrid berskala besar di lokasi yang sama, yang nantinya akan memperkuat rantai pasok kendaraan listrik.
India ditunjuk sebagai pusat produksi global untuk e-Vitara, dengan target produksi mencapai puluhan ribu unit setiap tahunnya. Dari sana, mobil ini akan dikirim ke berbagai pasar utama, termasuk Eropa dan Jepang, sebagai bagian dari upaya Suzuki memperluas dominasi di segmen kendaraan listrik dunia.
BACA JUGA:Mobil Mazda CX-3 Kuro Hadir dengan Interior Modern dan Teknologi i-Activsense
BACA JUGA:Mobil Suzuki Fronx: SUV Kompak Stylish dengan Produksi Global Tembus 500 Ribu Unit
Strategi Global & Ekspansi Pasar
Suzuki menempatkan e-Vitara sebagai model strategis untuk memenuhi permintaan di pasar otomotif besar seperti India, Jepang, dan Eropa. Negara-negara tujuan ekspor awal antara lain Inggris, Jerman, Prancis, dan Norwegia yang dikenal memiliki standar tinggi terhadap kendaraan listrik. Keputusan memproduksi di India menunjukkan kepercayaan Suzuki terhadap kualitas manufaktur lokal sekaligus efisiensi biaya produksi.
Spesifikasi & Performa Mobil
Dibangun di atas platform Heartect-e, e-Vitara menawarkan struktur kokoh dengan pusat gravitasi rendah untuk meningkatkan stabilitas. Mobil ini tersedia dalam dua pilihan baterai lithium-ion LFP berkapasitas 49 kWh dan 61 kWh, dengan opsi penggerak roda depan (2WD) maupun all-wheel drive (AWD) ALLGRIP-e. Varian AWD mampu menghasilkan tenaga hingga 135 kW dengan torsi 300 Nm, serta jarak tempuh WLTP antara 346 km hingga 426 km.
Tantangan Produksi & Rencana Kedepan
Meski sempat terkendala pasokan logam tanah jarang (LTJ) yang menyebabkan target produksi awal turun menjadi 8.000 unit, Suzuki tetap optimistis dapat meningkatkan kapasitas hingga 67.000 unit di tahun fiskal berikutnya. Selain itu, produksi baterai lokal melalui TDSG—kerja sama antara Suzuki, Toshiba, dan Denso—juga mulai dijalankan demi memperkuat kemandirian rantai pasok EV di India.
Investasi Besar & Masa Depan EV
Suzuki menggelontorkan investasi hingga USD 8 miliar dalam lima hingga enam tahun mendatang untuk memperluas kapasitas produksi dan membangun fasilitas baru. Langkah ini sejalan dengan program pemerintah India seperti Make in India dan Aatmanirbhar Bharat, yang mendorong kemandirian teknologi bersih. Kehadiran e-Vitara bukan hanya menandai era baru bagi Suzuki, tetapi juga memperkuat peran India sebagai pusat produksi kendaraan listrik global.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

