Berapa Jarak Tempuh Mobil Listrik Sekali Cas? Simak Informasinya
Ilustrasi mobil listrik--
RADARBANYUMAS.CO.ID - Berapa jarak tempuh mobil listrik sekali cas? Pertanyaan ini sering muncul di masyarakat, khususnya mereka yang berencana membeli mobil listrik.
Eksistensi mobil listrik semakin populer di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran banyak jenama otomotif yang ikut memasarkan beragam kendaraan listriknya.
Bicara mobil listrik, salah satu pertanyaan yang sering muncul dari calon pembeli adalah jarak tempuh yang dimilikinya. Pertanyaan ini sebenarnya wajar mengingat jarak tempuh memang menjadi faktor penting dalam kenyamanan dan fleksibilitas penggunaan mobil listrik dalam mobilitas harian.
Jarak Tempuh Mobil Listrik Sekali Cas
Secara umum, jarak tempuh mobil listrik untuk sekali cas sangat bergantung pada beberapa aspek. Sebut saja dari kapasitas baterai, efisiensi motor listrik yang digunakan hingga kondisi atau cara berkendara penggunanya.
BACA JUGA:Ini Perbedaan Mobil Listrik dan Hybrid, Jangan Sampai Keliru!
Kapasitas baterai mobil listrik biasanya diukur dalam kilowatt-jam (kWh). Nah, kapasitas ini bisa faktor utama yang menentukan seberapa jauh mobil listrik bisa berjalan.
Singkatnya, mobil listrik dengan baterai besar umumnya memiliki jarak tempuh yang lebih jauh. Sebaliknya, mobil listrik mini atau kendaraan yang dibekali kapasitas baterai kecil punya jarak tempuh lebih pendek.
Kondisi berkendara juga bisa menjadi faktor lain yang memengaruhi jarak tempuh mobil listrik. Hal-hal seperti berkendara dengan kecepatan tinggi hingga berada medan menanjak dapat menguras konsumsi energi secara lebih.
Pengemudi yang cenderung berkendara dengan mode standar di jalan rata tentu bisa memperoleh jarak tempuh lebih jauh. Sebaliknya, akan berbeda jika dibandingkan pengemudi agresif yang suka ngebut dan sering berkendara di jalan ekstrem.
BACA JUGA:Hindari Lima Hal Ini Agar Baterai Mobil Listrik Awet
Contoh Mobil Listrik dengan Jarak Tempuhnya Sekali Cas
Secara umum, hampir setiap mobil listrik yang dijual senantiasa melampirkan keterangan seputar kapasitas baterai. Tak jarang, di antaranya ikut menyematkan klaim jarak tempuh yang dapat dicapai dalam satu kali pengisian daya full 100%.
Melihat sekian banyak, ada tiga metode yang sering dipakai dalam klaim-klaim jarak tempuhnya. Sebut saja dari Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure (WLTP), New European Driving Cycle (NEDC), dan CLTC.
Sebagai contoh, bisa dilihat mobil listrik BYD M6. Tipe standar dengan kapasita baterai 55,4 kWh punya klaim jarak tempuh 420 km (NEDC). Sementara itu, varian Superior yang membawa kapasitas 71,8 kWh memiliki jangkauan 530 km (NEDC).
Contoh lain, Wuling New Air EV yang punya beberapa varian. Tipe Lite Standard Range punya estimasi jarak tempuh 200 km. Sedangkan versi Lite Long Range dan Pro Long Range mampu menempuh 300 km untuk sekali pengisian daya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

