Bupati Kebumen: Jangan Salahgunakan Kewenangan dalam Pelantikan Empat Pejabat Tinggi Pratama
PELANTIKAN: Bupati Kebumen saat melantik empat pejabat tinggi pratama, Senin (21/6). SAEFUR ROHMAN/KEBUMEN EKSPRES
KEBUMEN - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto melantik empat pejabat tinggi pratama untuk menempati posisi kepala dinas dan jabatan strategis lainnya. Pelantikan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (21/6).
Empat pejabat dilantik yakin, Siti Kharisah, ia dirotasi dari Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kebumen menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.
https://radarbanyumas.co.id/pejabat-harus-jaga-amanah-25-pejabat-administrator-dan-pengawas-dirotasi-di-pemkab-kebumen/
Kemudian yang sebelumnya Kepala Disperkim LH, Edi Rianto, kali ini dipercaya menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteran Rakyat Pemerintahan Daerah. Sebelumnya Edi menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup atau Perkim LH.
Lalu ada Anna Ratnawati yang dlantik menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah. Sebelumnya ia menjabat sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen.
Adapun posisi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen saat ini dijabat Dwi Suliyanto. Ia sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kebumen.
Kegiatan pelantikan juga turut dihadiri Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningdih, Sekda Ahmad Ujang Sugiono, jajaran Forkompinda, serta para pimpinan OPD dan camat.
Kepada seluruh pejabat yang dilantik, Bupati menyampaikan ucapan selamat. Ia berpesan agar bisa bekerja dengan baik, cepat sesuai aturan. Tidak menyalahgunakan kewenangan. Hal ini demi menciptakan pemerintahan yang clean and clear.
"Bekerjalah sesuai aturan. Kalau itu memang sudah benar, aturanya ada. Jangan takut untuk eksekusi. Jalan terus, yang penting tidak sekali-kali menyalahgunakan kewenangan. Kita wajib berupaya menciptakan pemerintahan yang bersih clean and clear," tegas Bupati.
Tak hanya itu, selama tiga kali Bupati Arif menegaskan bahwa ASN yang dilantik untuk melaksanakan tugas
dengan baik dan sesuai aturan.
"Tiga kali saya tekankan disitu, karena justru saat kita berani mengubah Kebumen yang lebih baik, harus dimulai dari diri kita sendiri, kalau kita bersih kenapa harus risih itu yang paling penting, laksanakan tugas dengan baik sesuai aturan yang ada, kalau ada masyarakat yang memberikan masukan itu luar biasa kita harus tampung, dan kalau masyarakat bertanya kita jabwab sesuai aturan yang riil tidak usah berandai-andai atau mengada-ada jawab saja sesuai yang ada," tegas Arif.
Bupati Arif melanjutkan, saat ini ASN yang mendampingi di kanan kiri bupati dan wakil bupati adalah para kepala dinas yang memiliki etos kerja yang luar biasa dan strategi yang jitu dalam setiap langkah. Ada kekosongan jabatan yang ditinggalkan setelah ini bupati akan melakukan ada open biding.
"Para kepala dinas yang mendampingi bupati dan wakil bupati saat ini memilik etos kerja yang luar biasa dan memiliki strategi jitu, kekosongan jabatan nanti camat dan pejabat lain akan dilalaukan tes," ungkapnya.
Bupati menyingung tantangan pemerintah ke depan semakin berat karena pandemi Covid-19 ini masih terus naik. Semua harus bersatu untuk ikut melakukan penanganan ini. Sebab jika tidak, maka pandemi akan terus berdampak pada ekonomi masyarakatnya. Selain itu, ia mengungkapkan rotasi atau roling tugas ini adalah hal biasa, penyegaran yang sudah sesuai dengan kajian yang mendalam.
"Kami berharap pejabat yang baru dilantik bisa memberikan masukan atau saran kepada bupati dan wakil bupati dengan data-data akurat, apalagi di tengah pandemi ini, kita butuh kerja cepat dari semua OPD dan jajarannya. Tanpa strategi dan perencanaan yang matang dari Kepala Dinas, maka pandemi ini bisa semakin naik, dan akan berakibat pada perekonomian kita yang semakin jatuh. Ini harus kita hindari bersama," jelas Bupati. (fur)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

