Banner v.2

Tiga Hari Hanyut, Pelajar SMK Ditemukan Meninggal Dunia

Tiga Hari Hanyut, Pelajar SMK Ditemukan Meninggal Dunia

KEBUMEN - Seorang pelajar SMK di Kebumen dilaporkan tenggelam di aliran sungai Kedungbener Kebumen, Jumat sore (11/10). Korban berinisial KN (17) merupakan warga Desa Mengkowo Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen ternggelam saat bermain di aliean sungai Kedungbener bersama rekannya. Usai dilakukan pencarian selama tiga hari oleh Tim Sar Gabungan akhirnya korban di temukan tak bernyawa sejauh 12 Km dari lokasi kejadian tepatnya di Pantai Tegalretno Kecamatan Petanahan, Minggu (13/12/2020) sekitar pukul 07.00 WIB. https://radarbanyumas.co.id/mayat-laki-laki-ditemukan-di-sungai-desa-dawuhan/ Plt Kepala pelaksana (Kalak) BPBD Kebumen Teguh Kristiyanto, melalui Bako Humas BPBD Kebumen, Heri Purwoto mengatakan, kejadian berawal saat korban bersama empat rekannya bemain di sekitar aliran sungai Kedungbener desa setempat. Naas, saat bermain, korban diduga tersandung kemudian terjatuh ke sungai dan hanyut di derasnya aliran sungai Kedungbener. Rekan korban dibantu dengan salah seorang pemancing hendak menolong namun korban tak ditemukan akhirnya kejadian itu dilaporkan kepada BPBD Kebumen. "Teman-teman korban sudah berusaha mencari dibantu warga yang sedang memanncing namun tidak ditemukan. Akhirnya mereka melaporkan kejadian ini ke salah satu warga yang pernah bekerja di BPBD Kebumen. Dan info tersebut diteruskan ke BPBD Kebumen," katanya. Setelah mendapatkan informasi, Basarnas Pos Cilacap bersama BPBD Kebumen, PMI dan sejumlah relawan melakukan proses pencarian. Dengan peralatan lengkap dan perahu karet tim SAR menyisir lokasi kejadian hingga muara aliran Sungai Lukulo. Usai pencarian selama tiga, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa. Jazad korban ditemukan sejauh 12 KM dari lokasi kejadian. Usai proses identifikasi dari Inafis Polres Kebumen jenazah langsung dibawa kerumah duka untuk di makamkan. Kedatangan Jenazah pun disambut dengan Isak tangis oleh Orang tua korban dan sanak Keluarga serta para tetangga. Ketua TIM Basarnas Cilacap Amin R, mengatakan, korban di temukan Pada Minggu 13 Desember 2020 sekira Pukul 07.00 WIB. Korban ditemukan pertama kali oleh masyarakat yang kemudian melaporkan langsung ke Posko SAR Gabungan yang bertempat di Balaidesa Mengkowo Kecamatan Kebumen. "Setelah kita mengetahui berita tersebut petugas langsung berangkat ke lokasi dan korban berhasil di evakuasi sekitat Pukul 08.00 WIB. Saat itu jasad Korban ditemukan masih didalam air," katanya. Sementara itu, Heri Purwoto, menambahkan, usai kejadian itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak bermain di aliran sungai. Mengingat kondisi cuaca akhir akhir ini curah hujan cukup tinggi sehingga menyebakan air sungai meluap dan cukup deras. "Saat ini curah hujan masih tinggi dan aliran sungai cukup deras, kami menghimbau warga masyarakat jangan bermain di sungai dan harus memperhatikan keselamatan diri," ujarnya. (fur)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: