Juli, Seluruh Tempat Wisata di Kebumen Siap Dibuka
INDAH : Anak-anak bermain di pantai di Kebumen (Fur-kebumenekspress/Radar Banyumas)
KEBUMEN - Menyambut New Normal Pemkab Kebumen mulai bulan Juli mendatang akan kembali membuka seluruh tempat wisata yang ada di Kebumen. Kendati begitu pihak pengelola Wisata tetap diminta memenuhi standar protokol kesehatan yang di intruksikan Pemerintah.
Hal itu, disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH saat pengecekan persiapan pembukaan tempat wisata di Goa Jatijajar, kemarin. Hadir dalam kesempatan itu, Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiyono, Asisten 1 Heri Setyanto, Kepala Disporawisata Kebumen Azam Fathoni, Kepala Bapeda Kebumen Pudjirahayu.
Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH, mengatakan sebelum pembukaan tempat wisata akan kita dilakukan pihaknya akan mensimulasikan terlebih dahul penerapan Protokel kesehatan kepada wisatwan hal itu diharapkan nantinya bisa berjalan dengan dengan baik.
"Ini masih kita survai dan mulai disimulasikan penerapan berwisata menggunakan protokol kesehatan, agar nantinya masyarakat bisa berwisata dengan aman dan nyaman," katanya.
Selain itu, kata Wabup mengungkapkan, Pemkab Kebumen akan menggelar rapat dengan para pengelola wisata baik wisata yang dikelola p[emerintah maupun desa pada 11 Juni mendatang. Hal tersebut dilakukan guna memberikan pengarahan kepada pelaku usaha untuk memenuhi sejumlah aturan dalam penerapan protokol kesehatan covid 19.
"Seluruh pengelola wisata akan kita berikan pengarahan terlebih dahulu mengenai peraturan yang harus di patuhi di era New Normal ini," tambah Wakil Bupati.
Baca Juga:
Banyak Perantau Tegal Bingung Jika Kembali ke Jakarta
Tagihan Listrik Bengkak, Ini Kata PLN
Sementara itu, Kepala Disporawisata Kebumen mengatakan, sebelum dibukanya tempat wisata, nantinya ada sejumlah SOP dari provinsi yang akan dijadikan acuan dan panduan bagi setiap tempat wisata. Salah satunya 2 tempat wisata yaitu Pantai Suwuk dan Goa Jatijajar untuk dijadikan pilot projek.
"Seluruh tempat wisata harus mengikuti aturan dari pemerintah," ujar Azam Fathoni.
Lebih lanjut dikatakan Azam, bagi setiap tempat wisata juga harus mengajukan izin terlebih dahulu kepada Bupati yang sekaligus ketua gugus pencegahan covid 19 di Kebumen. Setelah itu Pemkab Kebumen akan melakukan pengecekan infrastruktur untuk penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, seperti pengunjung harus mengenakan masker, tersedianya alat pengukur suhu atau termometer disetiap pintu masuk wisata, serta menyediakan tempat cuci tangan bagi para pengunjung.
"Sebelum dibuka, Ada yang harus diketahui oleh para pengelaola wisata, yaitu membujat surat izin ke Bupati,” kata Azam.
Tak hanya itu, lebih jauh Azam mengungkapkan pendaptan PAD pariwisata Kabupaten Kebumen tahun 2020 ini tak sesuai target. Awalnya target PAD ditargetkan sebesar Rp 10 milyar kini hanya ditarget maksimal Rp 4,5 Milyar diseluruh tempat wisata yang dikelola pemerintah.
"Dibanding tahun lalu adanya Pandemi Covid-19 ini jelas menurun, sejak bulan Januari 2020 higga maret baru mendapat 1,3 milyar, mudah mudahan dengan bisa dibuka kembali dan masyarakat menggunakan protokol kesehatan dalam berwisata bisa menaikan PAD sektor wisata," ungkapnya. (Fur)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

