Krisis Air di Kebumen Makin Parah
Khusus Wilayah Utara dan Barat
KEBUMEN - Kemarau panjang melanda Kabupaten Kebumen hingga sebagian masyarakat wilayah kebumen utara mulai kebingungan untuk mencari sumber air untuk mencukupi kebutuhan sehari - nhari. Merasakan hujan yang tak kunjung turun dibeberapa wilayah masyarakat Kabupaten Kebumen menggelar salat Istisqa bersama untuk meminta hujan.
Lebih dari 1000 orang melaksanakan solat Istisqa di Alun-alun Kebumen, Minggu (20/10). Mereka terdiri dari para santri, anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kebumen dan sejumlah masyarakat umum mereka tampak khusyuk memanjatkan doa usai solat dua rokaat itu untuk meminta hujan. Salat Istisqo juga diikuti oleh Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto, pengahush Ponpes Al Hasani Gus Fachrtudin Ahmad Nawawi bersama sejumlah tokoh.
Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH, mengatakan kekeringan di Kabupaten Kebumen kini makin dirasakan masyarakat. Sulitnya mencari sumber air bersih juga makin dikeluhkan masyarakat. Ribuan warga Kebumen khususunya di wilayah Utara dan Barat, saat ini untuk mencukupi kebutuhan air bersih sehari - hari mengandalkan bantuan droping air bersih yang dilakukan pemerintah daerah maupun lainnya.
"Dengan solat dan doa ini kami berharap semoga Alloh SWT akan mengabulkan doa masyarakat kebumen, hingga hujan segera diturunkan di Kebumen," katanya.
Wabup Arif menambahkan, pihaknya juga telah mendapatkan banyak keluhan dari masyarakat karena sulitnya mencari mata air dan sumber air. Hal itu dikatakannya saat ini di hutan Kabupaten Kebumen wilayah khusunya utara sudah sulit ditemukan pohon Trembesi besar yang merupakan pohon yanag menyimpan air.
Kekeringan yang terjadi di Kebumen tidak dapat dilepaskan persoalan lingkungan. Hal itu karena keberadaan pohon yang bermanfaat menyimpan air sangat langka, sehingga sumber mata air hilang konsisi hutan kebumen yang saat ini di dominasi tumbuhan pinus membuat beberapa sumber mata air mengering. Hal itu dikarenakan tipikal pohon pinus yang tidak dapat menyimpan air.
"Sekarang pohon Trembesi yang bisa menyimpan air di kebumen sudah sulit ditemukan, ke depan kami berharap Pemerintah bersama Perhutani bisa membuat tanaman selingan diantara pohon pinus yang bisa menyimpan kandungan air dan melestarikan lingkungan," katanya. (Fur)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
