Banner v.2

Tiga Pejabat Eselon II Pemkab Kebumen Dilantik

Tiga Pejabat Eselon II Pemkab Kebumen Dilantik

JABAT DPUPR : Haryono Wahyudi yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). ISTIMEWA Haryono Wahyudi Jabat Kepala DPU PR Kebumen KEBUMEN-Bupati Kebumen H Yazid Mahfudz melantik tiga pejabat eselon II baru. Ketiganya yakni Haryono Wahyudi yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Selanjutnya yakni Asep Nurdiana menjadi Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah, dan Amin Rahmanurrasyid menjadi Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan Hukum dan Politik. Ketiga pejabat tersebut terpilih berdasarkan hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi Pratama Kebumen. Pelantikan dilaksanakan di Pendopo Bupati Rumah Dinas Bupati Kebumen. Pelantikan dihadir Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH dan Sekretaris Daerah H Ahmad Ujang Sugiono SH . Hadir pula Inspektur Mahmud Fauzi, Asisten I Setda Hery Setyanto, Asisten III Supriyandono, dan pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Kebumen, Selasa (2/7) Haryono Wahyudi sebelumnya menjabat Sekretaris Bap3Da Kebumen. Dalam seleksi pejabat pimpinan tinggi Pratama, Haryono masuk tiga besar bersama Kabag Pengadaan Barang/Jasa Joni Hernawan dan Sekretaris Dinlutkan Masagus Herunoto. Pada seleksi formasi Kepala BKPPD Kebumen, peringkat teratas diraih oleh Asep Nurdiana. Kemudian disusul Kabag Perekonomian Sri Mulyani dan Camat Sadang Wawan Sujaka. Sedangkan untuk hasil seleksi formasi Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik nilai tertinggi diperoleh Sekretaris Disperindag Wahyu Siswanti, Sekretaris BPKAD Yanie Giat Setyawan dan Amin Rahmanurrasyid. Selain tiga pejabat tersebut, dilaksanakan pula pelantikan 45 jabatan administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Kebumen. ini meliputu enam jabatan sekretaris dinas, dua Kepala Bagian di Setda dan enam jabatan Camat. Selain itu yakni tujuh jabatan eselon IIIb, 19 pejabat eselon IVa dan lima pejabat eselon IVb. Salah satu pejabat yang mengalami kenaikan posisi adalah Dr Suratno SHMH. Sebelumnya Dr Suratno menduduki Jabatan Kabid Penegakan Perda (Gakda) pada Satpol PP Kabupaten Kebumen. Kini pihaknya menempati posisi Sekretaris Satpol PP. Selama menjabat Kabid Gakda, Dr Suratno memang terkenal berani melakukan gebrakan untuk menindak tegas para pelanggar perda. Sebut saja operasi terhadap para penjual minuman keras yang tidak mengenal kompromi. Dalam kasus tersebut Dr Suratno telah menyeret beberapa penjual miras ke meja hijau. Belum lagi para pelaku tindakan mesum di beberapa penginapan juga tidak luput dari perhatiannya. Dr Suratno meniti karir dari bawah. Ini berawal sebagai staf Bappeda dengan bermodalkan ijasah SMA. Kemudian dengan kegigihannya berhasil menyelesaikan pendidikan S1 sampai S3. Sejak menyandang gelar doktor, karir Dr Suratno dapat dibilang cukup melejit. Ini meliputi sebagia Kasi Trantib di Kecamatan Kutowinangun. Tidak lama kemudian diangkat menjadi Kabid Tibum Sarpol PP. Kemudian Dr Suratno dimutasi menjadi Kabid Gakda dan dalam waktu singkat diangkat menjadi Sekretaris. Kenaikan jabatan juga dapat dimaknai sebagai penghargaan atas kualifikasi akademik. Ini mengingat Dr Suratno merupakan satu-satunya doktor di kalangan Birokrasi Kebumen. “ASN harus siap untuk ditempatkan dan ditugaskan dimana pun,” tutur Sr Suratno. Dalam sambutannya Bupati Kebumen H Yazid Mahfudz menegaskan, hasil rotasi pejabat tersebut juga melibatkan Wakil Bupati H Arif Sugiyanto SH dan Baperjakat yang dipimpin Sekda Kebumen. Dengan demikian dipastikan keputusan yang diambil tentunya dapat dipertanggungjawabkan. Bupati juga meminta pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan lebih baik. "Memasuki triwulan ketiga, saya berharap seluruh pejabat yang baru dilantik ikut membantu akselerasi penyelesaian pekerjaan," tegasnya. Dalam kesempatan itu Bupati H Yazid juga menegaskan agar para pejabat tersebut turut serta mensukseskan program reformasi birokrasi. Selain itu masih terdapat pekerjaan rumah yang besar yakni penanggulangan kemiskinan. Selain itu ada target pembuatan kawasan industri, mall pelayanan publik dan smart city. (mam)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: