Banner v.2

Pastikan Dheva Bukan Pelaku “Penggal Jokowi”

Pastikan Dheva Bukan Pelaku “Penggal Jokowi”

KEBUMEN-Polres Kebumen memastikan jika Dheva Suprayogo (26) bukan pelaku yang mengatakan “Penggal Kepala Jokowi”. Bahkan saat kejadian tersebut tepatnya pada aksi unjuk rasa di Jakarta, Jumat (10/5) lalu, Dheva sedang berada di Kebumen. Hal ini ditegaskan oleh Kapolres Kebumen, AKBP Robertho Pardede melalui Kasubag Humas AKP Suparno, saat jumpa pers. Ini dilaksanakan di ruang Tribrata Polres Kebumen, Minggu (12/5) dini hari. Dalam kesempatan tersebut Dheva juga turut hadir. Sebelumnya, beredar video yang viral di media sosial terkait aksi unjuk rasa yang dilaksanakan di Jakarta. Dalam video tersebut terdapat salah satu peserta aksi yang mengatakan penggal kepala Jokowi. Aksi tersebut mendapat kecaman dari berbagai pihak. Setelah video tersebut viral, selang sehari yakni Sabtu (11/5), nama Dheva warga Gang Teratai Kebumen, mulai muncul. Hal tersebut membuat Dheva terkejut. Sebab dia tidak merasa melakukanya. Untuk menghindari salah paham, Dheva akhirnya melaksanakan klarifikasi melalui video yang diunggah diakun youtube. AKP Suparno menegaskan, Jajaran Polres Kebumen melalui Sat Reskrim bergerak cepat saat ada kabar bahwa Dheva disebut-sebut sebagai pelaku. Setelah mendatangi rumah dan meminta keterangan dari Dheva dan dua orang saksi lainnya, dipastikan bukan Dheva pelakunya. “Saat kejadian tersebut Dheva sendiri berada di rumah. Selain itu ada saksi pula yang melihat Dheva melaksanakan sholat Jumat,” ungkapnya. Dheva juga bukan merupakan anggota organisasi massa dan bukan merupakan aktifis politik tertentu. Meskipun memiliki kemiripan wajah, namun jika dilihat dengan seksama akan tampak bedanya. Salah satunya terdapat dekik di dagu Dheva. “Setelah menggumpukan keterangan dari Dheva dan saksi dipastikan dia bukan pelakunya. Selain itu pelaku sesungguhnya hingga kini masih dalam pengejaran polisi,” katanya. Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Kebumen, Ipda GhulamYanuar Lutfi STK MH mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang. Serahkan semua persoalan tersebut kepada pihak berwajib. “ Dalam hal ini Polres Kebumen mendapat backup dari Polda Jawa Tengah,” jelasnya. Dheva mengapresiasi kinerja Polres Kebumen yang dengan cepat dan sigap bertindak. Hal ini menjadikan persoalan tersebut terang benerang bahwa dirinya bukanlah pelakunya. Tindakan cepat dari Polres sangat penting untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. “Saya sangat berterima kasih,” ujarnya. (mam)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: