Guru Madrasah di Kabupaten Kebumen Harus Semangat Ajukan Kenaikan Pangkat
BIMTEK: Guru madrasah se Kabupaten Kebumen mengikuti Bimtek Penyusunan Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK) di Aula MIN 1 Kebumen, Rabu (29/8).sudarno ahmad/ekspres
KEBUMEN - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Kebumen, H Imam Tobroni SAg MM meminta guru-guru madrasah agar bersemangat dalam mengajukan kenaikan pangkat.
Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan sekaligus membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK) bagi guru-guru madrasah se Kabupaten Kebumen. Acara tersebut digelar di Aula Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kebumen, Rabu (29/8) pagi
"Saya mohon narasumber untuk bisa memotivasi dan membantu seluruh peserta agar dapat membuat dan mengajukan kenaikan pangkat," kata Imam Tobroni. Narasumber bimtek yang berasal dari Tim Penilai Angka Kredit Kanwil Kemenag Jawa Tengah.
Mereka adalah Drs H Muslih MPd dan Drs Miftah Subiyakta. Keduanya memberikan bimbingan dengan baik, membuat peserta bersemangat dan antusias mengikutinya. Salah seorang peserta yang merupakan guru madrasah tsanawiyah, Palupi, memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan bimtek.
"Kegiatan ini membuat saya paham apa saja yang bisa dipergunakan dalam perhitungan angka kredit," ujarnya. Usai mengikuti bimtek para peserta gelombang I yang berjumlah 60 orang guru madrasah, berniat segera melengkapi berkas usulan kenaikan pangkat yang sudah disiapkan.
Seperti diberitakan sebelumnya, banyak guru-guru madrasah di Kebumen, khususnya yang sudah berpangkat IV/a, kesulitan untuk naik pangkat menjadi IV/b. Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi adalah memiliki unsur Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang terdiri dari Pengembangan Diri (PD) 4 angka kredit dan Publikasi Ilmiah/Karya Ilmiah (PI/KI) 12 angka kredit.
"Mudah-mudahan semangat peserta untuk melengkapi berkas usulan kenaikan pangkat itu juga termasuk pemenuhan unsur PKB, baik yang berupa pengembangan diri maupun karya atau publikasi ilmiah," ujar Humas Panitia Bimtek Widyastuti.
Hari Kamis (30/8) bimtek akan dilanjutkan untuk gelombang II dengan jumlah peserta lebih banyak, yakni 66 orang guru madrasah.(ori)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

