Banner v.2

Distapang Kebumen Temukan 17 Hewan Kurban Terkena Cacing Hati

Distapang Kebumen Temukan 17 Hewan Kurban Terkena Cacing Hati

IMBAUAN : Petugas dari Dinas Pertanian dan Pangan tengah melakukan imbauan kepada warga terkait cacing hati di hewan kurban.sudarno ahmad/ekspres KEBUMEN - Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) mendapati cacing hati pada sejumlah hewan kurban yang disembelih pada Hari Raya Idul Adha, Rabu (22/8). Cacing hati ditemukan pada 12 sapi serta 5 kambing dan domba. Kepala Distapang Pudji Rahaju mengatakan, temuan itu setelah pihaknya melakukan pemantauan langsung pada sejumlah lokasi pemotongan hewan kurban di Kabupaten Kebumen. "Kita meminta masyarakat agar tidak mengkonsumsinya," pinta Pudji didampingi Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distapang Purnowati. Selain itu, Pudji juga meminta, para peternak di Kebumen untuk rutin mengikuti Puskeswanling minimal enam bulan seklai. "Dengan biaya yang murah, ternak diberikan vitamin dan obat cacing," ujarnya. Jumlah hewan kurban di Kabupaten Kebumen pada Hari Raya Idul Adha hasil pantauan Distapang tahun ini sebanyak 888 ekor sapi, 3.468 ekor kambing dan 153 ekor domba. Distapang menerjunkan tiga tim untuk melakukan pemantauan hewan kurban. Yakni tim barat, tengah dan barat. Kepala Distapang Pudji Rahaju sendiri ikut langsung memantau di wilayah tengah. "Monitoring ini sekaligus untuk melakukan edukasi kepada masyarakat supaya penanganan hewan dan daging kurban tahun depan lebih baik," terangnya. Petugas pemantau diterjunkan untuk memastikan hewan kurban layak untuk disembelih dan aman dikonsumsi. Fokus pemeriksaan antara lain pemeriksaan fisik luar dengan melihat kondisi ternak adalah sehat, bugar dan memiliki kondisi fisik yang baik. Pemeriksaan organ dalam juga mutlak dilakukan seperti pemeriksaan paru, limpa, ginjal, kepala, karkas. Terutama pemeriksaan hati. Selain itu, tim pengawas memperhatikan kebersihan dari tenaga yang menyembelih dan mengolah daging, peralatan yang digunakan, hewan yang akan disembelih, dan daging yang akan dikonsumsi. (ori)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: