Banner v.2

Bantu Atasi Kemiskinan 200 Pemuda Kebumen Dilatih Wisausaha

Bantu Atasi Kemiskinan 200 Pemuda Kebumen Dilatih Wisausaha

ANTUSIAS : Peserta antusias mengikuti Diklat Wirausaha yang dilaksanakan oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Hotel Mexolie.IMAM/EKSPRES KEBUMEN–Sebanyak 200 pemuda Kebumen dilatih kewirausahaan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Pelatihan untuk meningkatkan jiwa wirausaha itu, ditempatkan di Hotel Mexolie selama dua hari, Kamis-Jumat (9-10/8) Para pemuda yang mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) kewirausahaan merupakan perwakilan dari Karang Taruna dan Organisasi Kepemudaan dibawah naungan KNPI Kebumen. Diklat dibuka langsung Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora RI Prof Dr Faisal Abdullah SH MSi DFM dengan didampingi Kepala Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PP-PON) Hj Suryati SSos MSi. Faisal Abdullah mengatakan, kegiatan diklat kewirausahaan pemuda merupakan program baru PP-PON Kemenpora. Program itu diharapkan jadi terobosan meningkatkan ekonomi nasional yang akan mengurangi pengangguran di kalangan pemuda. Kegiatan diklat di Kebumen merupakan kali kedua secara nasional. Menurut dia, diklat kewirausahaan dari PP-PON merupakan program pembangunan ekonomi pemuda keberbagai pelosok daerah Indonesia. Kebumen dipilih menjadi tempat pelatihan berdasar pada data statistik, merupakan kabupaten termiskin di Jateng. “Program diklat kewirausahaan diharapkan bisa membantu mengentaskan kemiskinan di Kebumen,” ujarnya. Dia mengungkapkan, dalam diklat peserta dibangun karakternya terlebih dahulu sebagai dasar menjadi pengusaha. Karakter menjadi dasar utama seorang pengusaha. Terkait dengan permodalan nanti akan diarahkan bekerja sama dengan perbankkan yang ada. Salah satunya yakni Bank Jateng. “Ke depan peserta akan kita arahkan untuk memanfaatkan potensi lokal sebagai target pengembangan usaha,” ungkapnya Kepala PP-PON, Hj Suryati menambahkan, selain pembentukan karakter dan membangunkan jaringan permodalan, pihaknya juga akan mengkoordinasikan kebijakan daerah setempat. Menurutnya, untuk mendukung berkembangnya usaha, sinergi kebijakan dari Pemerintah Daerah, Provinsi dan Pusat sangatlah penting. “Usai diklat, kami dari PP-PON juga akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan kepada para peserta,” tegasnya. Sementara itu salah satu peserta diklat, Supriyanto (30) mengaku sangat senang bisa mengikuti diklat kewirausahaan Kemenpora. Diklat telah meningkatkan dirinya untuk lebih semangat menjadi seorang pengusaha. “Saya berharap kegiatan seperti ini bisa diadakan lagi untuk memompa semangat pemuda berwirausaha. Sehingga anggapan para pemuda yang awalnya hanya terpaku bekerja merantau ke Ibu Kota bisa berubah menjadi seorang pengusaha dikampung halaman,” ujarnya. (mam)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: