Banner v.2

IKSPI Cabang Kebumen Ajarkan Seni Bela Diri Kung Fu

IKSPI Cabang Kebumen Ajarkan Seni Bela Diri Kung Fu

KUNG FU : Murid-murid IKSPI menampilkan gerakan-gerakan jurus yang dipelajari. IKSPI mengajarkan aliran Kung-Fu.IMAM/EKSPRES KEBUMEN - Sebanyak 86 murid Perguruan Ikatan Kera Sakti Putra Indonesia (IKSPI) Cabang Kebumen, mengikuti ujian kenaikan sabuk. Ujian kenaikan dilaksanakan di Sub Ranting Sempor yakni di Desa Somagede, Sabtu (4/8) malam. Murid yang mengikuti ujian sabuk dari hitam ke kuning sebanyak 40 peserta. Dari kuning ke Biru 42 peserta dan dari hitam ke merah 4 peserta. Proses ujian diawali dengan upacara yang dilanjutkan dengan pengambilan sabuk di lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Nyai Agung Somagede. Makam terletak sekitar 1,5 kilometer dari tempat upacara. Dalam perjalanan menuju makam, para peserta harus melewati pos-pos penjagaan yang juga menjadi tempat ujian untuk menuju tahap selanjutnya. Ujian kenaikan tingkat tersebut juga dihadiri oleh Ketua IKSPI Cabang Kebumen Serda Misti yang juga merupakan personil Kodim 0709/Kebumen. Serda Misti menjadi murid IKSPI angkatan 16. Penasehat Perguruan IKSPI Cabang Kebumen Waris Sugiarto SPd mengatakan, Perguruan IKSPI mengajarkan Kung-Fu atau Kuntauw, yaitu seni bela diri tradisional rakyat China. IKSPI kali pertama didirikan di Madiun pada 15 Januari 1980 oleh R Totong Kiemdarto. Di Kebumen IKSPI kini telah memiliki sebanyak 13 ranting yang tersebar di kecamatan. “Untuk ujian kali ini merupakan siswa angkatan 121,” paparnya. Waris menambahkan, ujian dilaksanakan tampa ada kekerasan. Selain itu tidak ada pembetulan dalam ujian. Peserta yang melakukan kesalahan akan mendapatkan sanksi positif seperti menghafal gerakan dan latihan fisik. Selain sebagai bekal, mempelajari bela diri juga penting untuk kebugaran dan kesehatan. “Di IKSPI usia murid minimal 12 tahun atau setara dengan kelas I SLTP,” ujarnya. (mam)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: