Penderita Gangguan Jiwa di Kebumen Capai 2.842 Orang
KEBUMEN - Jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Kebumen tergolong tinggi. Data terbaru Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen hingga bulan Oktober 2017, ada sekitar 2.842 kasus ODGJ.
"Dari jumlah itu, sebanyak 1.748 kasus berhasil ditangani Dinas Kesehatan atau sebesar 61,5 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan Y Rini Kristiani dalam rapat bersama Bupati dan DPRD Kebumen dalam rangka membahas rencana pembangunan shelter bagi penderita ODGJ di Kebumen.
MEMPRIHATINKAN : Jumlah orang dengan gangguan jiwa di Kabupaten Kebumen cukup tinggi, mencapai 2.842 orang. (SAEFUR/EKSPRES)
Kecamatan Sruweng menjadi wilayah dengan kasus ODGJ terbanyak dengan 272 kasus, disusul Kecamatan Adimulyo dengan 265 kasus. "Sruweng dan Adimulyo tercatat memiliki angka tertinggi karena dua kecamatan ini paling rajin melaporkan," ujar Rini.
Angka terbaru soal ODGJ di Kebumen menunjukkan adanya peningkatan dari tahun sebelumnya. Kepala Dinas Sosial dan PPKB Kabupaten Kebumen dr HA Dwi Budi Satrio sebelumnya mengatakan ada 1.815 penderita ODGJ di tahun 2015.
Banyaknya ODGJ di Kebumen diakui Budi Satrio menjadi keprihatinan tersendiri. Sebab, belum diimbangi dengan adanya tempat rehabilitasi yang memadai.
Saat ini, di Kebumen baru memiliki satu puskesmas yang melayani perawatan bagi penderita ODGJ. Untuk itu, Pemkab Kebumen berencana membangun shelter ODGJ dengan memanfaatkan bekas bangunan RSUD lama di Bojong Panjer. (ori/sus)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

