Banner v.2

BGN Minta 35 SPPG di Kebumen Benahi IPAL

BGN Minta 35 SPPG di Kebumen Benahi IPAL

SPPG wajib memiliki fasilitas IPAL yang memadai agar bisa terus beroperasi.--

KEBUMEN - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 35 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kebumen.

Ini terjadi setelah hasil evaluasi menunjukkan fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di sejumlah dapur MBG belum memenuhi standar yang ditetapkan.

Di Kebumen, puluhan SPPG yang terdampak diminta segera melakukan perbaikan fasilitas IPAL serta melengkapi berbagai persyaratan administrasi dan teknis yang masih kurang. Setelah seluruh ketentuan dipenuhi, operasional dapur MBG dapat kembali berjalan setelah melalui proses verifikasi dari BGN.

Kepala SPPG dan pengelola dapur MBG diharapkan segera melakukan pembenahan agar pelayanan pemenuhan gizi bagi para siswa penerima manfaat tidak terganggu dalam jangka waktu yang lama.

Kebijakan penghentian sementara ini bukan bentuk sanksi permanen, melainkan langkah pembinaan untuk menjamin kualitas layanan program MBG tetap terjaga. BGN menegaskan bahwa keberadaan IPAL menjadi salah satu syarat penting guna mencegah pencemaran lingkungan dan memastikan limbah dapur dikelola dengan baik sesuai standar kesehatan.

Selain persoalan IPAL, BGN juga terus melakukan evaluasi terhadap aspek sanitasi, keamanan pangan, hingga kelengkapan sarana dan prasarana pendukung lainnya pada setiap SPPG. Langkah ini dilakukan agar Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi para siswa penerima program.

Masyarakat dan pihak sekolah diharapkan dapat memahami kebijakan tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan. Dengan perbaikan yang dilakukan, SPPG di Kebumen diharapkan dapat segera kembali beroperasi dan melanjutkan distribusi makanan bergizi kepada para siswa secara aman, sehat, dan sesuai standar.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Daerah Kebumen Edi Riyanto membenarkan hal tersebut. "Ada 35 yang ditutup sementara. Itu bulan lalu," kata dia. (cah)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: